Lompat ke isi utama
sistem informasi desa sumber: lumbungkomunitas.net

SIGAB Kenalkan Sistem Informasi Desa Kepada Kader RINDI

Solider.or.id, Yogyakarta- Sasana Integrasi dan Advokasi Difabel (SIGAB) bekerja sama dengan Combine mengenalkan Sistem Informasi Desa (SID) kepada enam desa kader Rintisan Desa Inklusi (RINDI) dan beberapa perangkat desa di Aula balai desa Wahyuharjo pada Kamis pagi (14/1). SID menjadi bagian program yang harus dipahami oleh warga, aparat desa, dan kecamatan. “Tentu akan membantu kami (red: kader RINDI) ketika akan membangun SID di masing-masing desa,” tandas Rohmanu Solikhin, manajer RINDI.

Rohmanu mengatakan pengenalan SID tersebut merupakan langkah awal dalam membangun sebuah sistem informasi desa yang menjadi jalur dan alur informasi ke dunia luar. Pengetahuan tata kelola dan manfaat SID penting untuk diketahui, termasuk kebutuhan yang harus dipersiapkan untuk mewujudkan sistem informasi desa yang dapat diakses oleh masyarakat luas.

“Dan dengan menerapkan SID tersebut, dapat mengintegrasikan informasi data dengan kebutuhan masyarakat. Atau juga minimal masyarakat, semisal warga Wahyuharjo sendiri tahu kondisi desanya,” lanjutnya.

Sumiran, camat Lendah mengapresiasi rencana pembangunan SID. Menurutnya setelah mengetahui cara kerja, manfaat dan lainnya akan memudahkan dalam mengakses data-data di setiap desa, “semisal soal difabel, jadi gampang kan, ketika ada APBDes untuk tahun-tahun kedepan. Semoga membantu kita di kemudian hari,” tutupnya.[Andy R]

The subscriber's email address.