Lompat ke isi utama
Layanan Pendidikan Pusat Rehabilitasi Yakkum

Pusat Rehabilitasi Yakkum Persiapkan Pendidikan Difabel Cerebral Palsy

Solider.or.id, Yogyakarta- Sebanyak 19 siswa cerebral palsy mengikuti layanan edukasi dan terapi di YAKKUM (Yayasan Kristen untuk Kesehatan Umum) pada Senin (16/5). Difabel yang berusia antara 7 hingga 20 tahun ikut menempuh pendidikan sebelum memasuki sekolah umum maupun khusus.

“Sekolah Cerebral Palsy ini bertujuan mempersiapkan anak sebelum memasuki sekolah umum, maupun khusus. Menggunakan kurikulum berbasis individual,” jelas Direktur Rehabilitasi Yakkum, Shinta Arsinta.

Layanan pendidikan yang dibuka sejak tiga tahun yang lalu ini terbuka bagi difabel cerebral palsy. “Siapapun mereka, bagi anak yang belum pernah sekolah, tanpa melihat usia, dapat bersekolah di Yakkum,” ujar Shinta.

Milla Erviane, salah seorang pengajar di Yakkum mengatakan bahwa, Pendidikan dibagi dalam tiga kelas, yakni: Kelas A, bagi anak mampu didik. Atau mereka yang bisa dioptimalkan kognisinya. Kelas B, bagi anak mampu latih. Mereka akan lebih dioptimalkan keterampilannya. Dan kelas C, bagi anak mampu rawat.

Bagi anak yang masih bisa dikembangkan akademinya, mereka akan dirujuk ke sekolah umum. Yang mampu latih akan dirujuk ke sekolah luar biasa, untuk dioptimalkan life-skillnya. Sedangkan bagi yang hanya mampu rawat, akan diajarkan aktivitas sehari-hari dengan harapan minimal anak atau orang yang bersangkutan dapat mengurus dirinya sendiri, mandiri.

“Bagi semua kelas diberlakukan kelas rekreasi, dan belajar di luar ruangan. Dengan tujuan untuk orientasi lingkungan dan bersosialisasi,” tambah Milla.

“Dukungan dan penerimaan diri sangat membantu anak CP menemukan kepercayaan diri dan mengoptimalkan kemampuan yang ada,”pungkas Milla.

The subscriber's email address.