Lompat ke isi utama
Difabelitik

Aku Harus Berjuang untuk Mendapatkan Jamkesmas

Di dalam Undang-undang No.19 tahun  2011 pasal 25 disebutkan bahwa setiap difabel berhak mendapat Jaminan kesehatan. Jaminan kesehatan yang dimaksud adalah pelayanan kesehatan yang aksesibel dan terjangkau. Terjangkau dalam arti difabel mampu melakukan pembayaran. Untuk menjangkau pembayaran tersebut dapat dilakukan dengan  memiliki Jamkesmas.

Difabelitik

Menanti Terbitnya Jamkesus

Berbagai aksi untuk pemenuhan hak kaum difabel masih terus digalakan hingga detik ini. Berbagai aspek dalam Negara yang dirasa belum aksesible bagi para difable terus disuarakan oleh berbagai pihak. Hal ini tentunya menjadi perhatian yang tak boleh dilewatkan, baik oleh seluruh masyarakat difabel, maupun masyarakat pada umumnya. Untuk membentuk Indonesia sebagai Negara yang inklusif.

Berita

Jamkesmas Bukan Hanya Tanggung Jawab Dinas Kesehatan

Persoalan Jaminan Kesehatan masih menjadi polemic yang tak kunjung usai. Ditahun 2013 ini, banyak masyarakat yang semestinya mendapat Jamkesmas tanpa penjelasan yang memuaskan dari pemerintah harus kehilangan hak mereka atas jaminan kesehatan. Hal tersebut berdampak sangat signifikan. Belum lama ini, Bayu Satria seorang anak 9 tahun penderita jantung bocor harus menghembuskan nafas terakhirnya di RSUP.Sarjito. Hal yang sama juga terjadi pada Wahyu, warga Tempel yang bulan februari kemarin menghembuskan nafas terakhirnya yang disebabkan oleh infeksi karena dikubitus.

Artikel

Jamkesmas dan Aplikasinya di Lapangan

Jamkesmas (Jaminan Kesehatan Masyarakat) adalah sebuah program jaminan kesehatan  untuk seluruh warga Indonesia. Jamkesmas memberikan perlindungan sosial di bidang kesehatan untuk menjamin masyarakat miskin dan tidak mampu, yang  iurannya dibayarkan oleh pemerintah agar kebutuhan dasar kesehatannya yang layak dapat terpenuhi.

Berlangganan Persoalan Jaminan Kesehatan
The subscriber's email address.