Lompat ke isi utama
Perpustakaan Braille grhatama Pustaka, Yogyakarta

Grhatama Pustaka, Belum Aksesibel untuk Difabel Netra

Solider.or.id,Yogyakarta- Komunitas Braille’iant mengunjungi dan mencoba aksesibilitas layanan perpustakaan Grhatama Pustaka, pada Selasa (8/3). Kunjungan perpustakaan ini merupakan salah satu program peningkatan minat baca buku braille bagi difabel netra.Komunitas Braille’iant juga ingin memastikan layanan perpustakaan yang beralamat di Jalan Janti nomor 1 Yogyakarta.

Nur Imanina, salah satu pengurus Braille;iant menuturkan bahwa selama ini sudah ada beberapa perpustakaan di Yogyakarta yang menyediakan aksesibilitas bagi difabel netra.
“Berbagai perpustakaan dengan layanan aksesibel itu masih sepi pengunjung, bahkan saat kami berbincang dengan penjaga ruang baca braille, petugas mengaku bahwa sejak perpustakaan ini dibuka untuk umum, belum pernah ada difabel netra yang mengunjungi,”tuturnya.

Nur mengatakan bahwa koleksi buku yang ada di perpustakaan ini masih sedikit. Hanya ada berbagai buku pelajaran bagi siswa SD sampai SMA. Selain itu, layanan ruang baca braille hanya buka dari hari senin sampai jumat mulai pukul 9 pagi sampai jam 4 sore,” tambahnya.
“Sebenarnya kami kemarin pernah datang malam-malam kesini, tapi tempatnya tutup. Kalau layanan braille ini bisa diakses malam hari dan bahkan di akhir pekan, tentu akan banyak teman-teman difabel netra yang dapat mengakses,” tambahnya. Buku-buku digital juga belum sepenuhnya dapat diakses karena banyak perangkat komputer yang belum terpasang aplikasi pembaca layar.

Yuhda salah satu Founder Braille’ant yang juga terlibat dalam kegiatan tersebut justru menyoroti soal tidak adanya kode braille pada locker atau tempat penyimpanan tas. Hal ini akan menyulitkan difabel netra yang datang ke perpustakaan sendiri.

“Mungkin kami kedepan akan melakukan audiensi ke pengelola perpustakaan, misalnya ke kepala BPAD (Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah-red) agar layanan perlustakaan ini lebih aksesibel bagi difabel netra dan kami juga akan berupaya agar banyak teman difabel netra sering berkunjung ke perpustakaan,” pungkas Yudha (Ajiwan Arief)

The subscriber's email address.