Lompat ke isi utama
Figur

Supriyadi, Unjuk Diri Melalui Jalan Atlet dan Usaha Sablon

Solider.id, Gunungkidul- “Difabel, apapun kondisinya harus bisa melalui semua kesulitan,” tutur pemuda jangkung, menegaskan makna perjuangan (24/02).

Melewati berhektar sawah untuk bisa sampai di halaman rumahnya. Nampak motor roda tiganya terparkir di tepi rumahnya. Ruang tamu penuh dengan perangkat komputer dan aneka alat sablon yang tertata rapi.

Figur

Sukiman dan Partini, Pasangan Difabel yang Buktikan Mampu Hantarkan Kesuksesan Anak

Solider.id, Semarang - Pembentukan karakter diri anak merupakan akumulasi dari pendidikan sejak dini yang diterapkan oleh orangtua. Dalam hal ini, orangtua, keluarga, maupun orang-orang terdekat perlu berhati-hati dalam bersikap dan bertutur kata di hadapan anak. Pendidikan awal yang dapat diajarkan kepada anak dari rumah antara lain tanggung jawab, kedisiplinan, menanamkan nilai-nilai moral dan agama.

Figur

Amilah, Relawan yang Belajar dari Keadaan

Solider.id, Gunungkidul- Tak ada siapapun yang menginginkan memiliki calon mertua dengan gangguan kejiwaan. Bahkan dalam benak seorang perempuan yang tak mulanya tidak terbayangkan. Sampai tawaran itu datang dari seorang pria. Pria yang menyayanginya dan memutuskan untuk melamarnya.

Si perempuan mengiyakan. Ia mengangguk memastikan dengan tanda menerima pinangan. Tak ada pilihan lain selain bersanding dengan pria pujaannya.

Figur

Sekolah itu Menyenangkan, Jangan Takut Sekolah

Solider.id, Yogyakarta - “Jangan cemas apalagi takut sekolah di sekolah umum atau sekolah inklusi. Sekolah itu tidak menakutkan. Sekolah itu tidak berat, bahkan menyenangkan. Yakinlah lingkungan sekolah (teman, guru) menyambut baik, memberikan kesempatan dan dukungan pada kita yang terlahir difabel atau menjadi difabel karena sesuatu hal.

Figur

Widi Haryanti: Usia Bukan Halangan untuk Terus Berjuang

Solider.id, Yogyakarta- Menjadi aktivis itu bukan hanya porsi orang-orang muda saja. Menjadi aktivis juga tidak membedakan usia, gender, agama, suku bangsa maupun status sosial lainnya. Berjuang, membangun gerakan, menciptakan perubahan, itu milik orang-orang yang memiliki komitmen dan pantang menyerah.”

Figur

Arif Setyo Budi, Wirausahawan Muda yang Jago Breakdance

Solider.id, Surabaya- Ia terlihat tegak berdiri dengan tangan kanan memegang alat bantu kruk di sebuah panggung megah milik salah satu stasiun televisi nasional. Beberapa detik, ia menaruh kruk di belakangnya. Ia melompat kesana-kemari, sesekali menendang-nendang kecil kemudian berjongkok untuk berputar dengan satu kaki. Lalu, terdengar suara tepuk tangan dari para penonton.

Figur

Membuktikan Difabel Mampu Bekerja di Pemerintahan

Solider.id, Cimahi – Djanwar menepis anggapan bahwa difabel tidak dapat bekerja sebagai aparatur negara. Ia membuktikan, seseorang yang memiliki hambatan berbeda juga dapat melaksanakan tugas-tugas aparatur negara.

Setelah memimpin rutinitas apel pagi yang diikuti oleh semua jajaran aparatur kelurahan di halaman kantornya di Kelurahan Rancanumpang, Djanwar Nugraha mulai membagikan kisah seputar perannya di ranah pemerintahan, Rabu (25/4).

Figur

Sekelumit Perjalanan Hidup Margiyo dan Organisasi yang Mengubah Hidupnya

Solider.id-Gunungkidul- Ia memiliki kumis yang cukup tebal dengan raut wajah terlihat garang. Tapi percayalah, itu hanya penampilan sekilas dari sosok yang akan kita dapatkan dari seorang biasa bernama Margiyo.

Ia berkisah tentang aktivitas keseharian dengan tutur yang ramah. Suaranya lantang, ditambah tuturan yang sesekali bernada panjang disertai basa-basi ketimuran dan lekat dengan logat kental daerah Gunungkidul.

Figur

Dian Hastiwi dan Advokasi Difabel di Desa

Solider.id, Kulon Progo - Pergerakan difabel dalam memperoleh hak-haknya sudah dimulai oleh aktor-aktor yang aktif mengadvokasi kepentingan difabel di sekitar tempat tinggalnya. Munculnya aktor-aktor ini hadir di setiap tempat, tidak terbatas pada kawasan perkotaan saja, tapi dimulai dari desa-desa.

Figur

Rick Allen: Difabel Penggebuk Drum Band Hard Rock Raksasa Def Leppard

Solider.id, Banjarnegara - Pada sebuah siang di tahun 1984, Rick Allen sedang berkendara mobil dengan pacarnya Miriam Barendsen di sebuah pinggiran kota beberapa mile di barat Sheffield. Saat sedang menyalip sebuah mobil di depannya dengan kecepatan tinggi, Corvette C4 yang ia kendarai menabrak sebuah dinding batu dan terhempas ke ladang yang ada di sampingnya. Allen terlempat keluar dari mobil karena sabuk pengamannya tak terlalu kencang ia kenakan. Sementara pacarnya mengalami cedera kepala yang cukup serius. Untungnya, ada perawat setempat dan seorang polisi yang tak sengaja lewat dan menolong mereka. Allen mengalami cedera serius pada lengan dan tangan kirinya, hal yang harus membuat tangannya diamputasi.

Berlangganan Figur
The subscriber's email address.