Lompat ke isi utama
Figur

Pianis Muda Difabel Netra yang Harumkan Kota Semarang

Solider.id, Semarang- “Practice makes perfect” begitulah peribahasa yang tepat untuk menggambarkan ketekunan Yohanes Bagus Kurniawan Susanto, pianis muda difabel netra dalam mengasah kepiawaiannya bermain piano.

Latihan keras yang Bagus lakukan selama ini sukses menghadiahinya penghargaan-penghargaan yang kini menghiasi dinding rumahnya. Hambatan penglihatan yang remaja belasan tahun ini alami sejak lahir, tidak sedikit pun membatasinya untuk membanggakan kedua orang tuanya dan kota tempatnya berasal.

Figur

Cheta Nilawaty: Banyak Jalan Perangi Stigma

Solider.id, Semarang- Seorang perempuan difabel netra yang berforfesi sebagai wartawan gigih memerangi stigma dengan berita.

Profesi jurnalis atau wartawan merupakan suatu tanggung jawab yang tidak ringan. Setiap berita yang dipublikasikan menuntut fakta pendukung informasi. Oleh karena itu, mereka memerlukan panca indera untuk mengamati, mewartakan dan menyimpulkan suatu peristiwa secara empiris.

Figur

Sartono dan Pergulatannya dengan Isu Difabilitas

Solider.id, Karanganyar- Sartono, difabel daksa tanpa alat bantu ini tidak pernah absen di setiap kegiatan difabilitas, baik tingkat Kecamatan Mojogedang dan Kabupaten Karanganyar.

Ia penduduk Desa Gentungan Kecamatan Mojogedang. Bapak dari dua anak ini, bekerja di bidang jasa perbaikan elektronik dan komputer. Ia adalah salah seorang inisiator dari berdirinya Forum Difabel Mojogedang Bersatu (FDMB). Forum ini adalah cikal bakal berdirinya kelompok-kelompok difabel di 13 desa di Kecamatan Mojogedang.

Figur

Pemuda Difabel yang Memilih Terjun di Dunia Politik

Solider.id, Yogyakarta- Lewat aplikasi chat, Whatsapp, malam (9/12) itu saya menghubunginya untuk mengatur jadwal wawancara. Ia adalah seorang difabel netra yang aktif di salah satu partai politik (parpol) ternama di Indonesia sejak 2015 lalu.

Namanya Rio Walua, mahasiswa tingkat akhir di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan di UIN Sunan Kalijaga. Dengan jawaban khas politikus, ia langsung memperkenalkan dirinya yang aktif di salah satu parpol dan beberapa rekam jejaknya di organisasi lain.

Figur

Luluk Ariyantiny, Berjuang untuk Situbondo Inklusi

Solider.id, Situbondo - Luluk Ariyantiny lahir 14 Februari 1974 di Situbondo. Perempuan yang akrab di sapa “Mbk Luluk” ini menamatkan pendidikan DII di Fakultas Pertanian Jurusan Teknologi Industri Pangan Politeknik, Jember.

Sejak 1999, ia aktif dalam kegiatan sosial dan advokasi difabel. Ia juga kerap mengikuti pelatihan kepemimpinan dan manajemen organisasi bagi difabel di University of Sydney Australia pada 2016.

Figur

Faqih Annisa: Mengajarkan Iqra kepada Tuli

Solider.id, Gunungkidul- Seorang gadis menjadi relawan di agenda Temu Inklusi 2018 menjadi juru bahasa isyarat bagi pesrta Tuli. Saat ini ia sedang berusaha mengajarkan Iqra kepada kawan-kawan Tuli. Ia memiliki harapan sederhana untuk Tuli, yakni masyarakat bisa berkomiunikasi dnegan bahasa isyarat.

Momon: Pemuda yang Khusyuk Melukis Sel, 25/09/2018 - 18:47

Solider.id, Surakarta- Momon adalah salah satu pemuda yang khusyuk dalam menghasilkan karya seni, khususnya melukis. Kegiatan melukis baginya, tidak hanya sebatas ekspresi diri, namun juga bagian dari proses terapi.

Momon ditemui Solider di sela-sela aksi melukis sebagai bentuk Art Therapy dalam helatan peringatan Hari Alzheimer Sedunia di Plaza Sriwedari, Minggu (23/9), Eko Prasetyo anak sulung dari dua bersaudara yang akrab dipanggil Momon berkenan menyediakan waktu wawancara kepada Solider, usai gelaran kegiatan.

Figur
Figur

Pemuda yang Tekun Menganyam

Solider.id, Gunungkidul- Siang yang terik di sebuah rumah sederhana di Dusun Mengger Rt 07 Rw 02, Desa Nglipar (12/09). Di bawah rindang pohon mangga yang mulai berbunga, sebuah motor trail yang dibawa seorang pemuda, berhenti. Seonggok pakan ternak masih terikat di bagian belakang motor, sementara pemuda itu turun meninggalkan motor dengan melenggang tenang.

Berlangganan Figur
The subscriber's email address.