Lompat ke isi utama
persiapan jamkessus terpadu gunungkidul

Jamkesus Terpadu Gunungkidul, Upaya Jangkau Akses Kesehatan bagi Difabel Setempat

Solider.id, Gunungkidul - Demi meningkatkan jaminan layanan kesehatan bagi masyarakat difabel,  pemerintah DIY kembali mengadakan layanan jaminan Kesehatan khusus (Jamkesus) Terpadu disabilitas yang terintegrasi dengan layanan skrining TORCH, assessment homecare dan vaksinasi covid 19 di kabupaten Gunungkidul.

 

Kondisi wilayah Gunungkidul yang berbukit-bukit dan tidak seperti daerah lain di Yogyakarta menjadikan tantangan tersendiri untuk melaksanakan kegiatan tersebut. Meski demikian, panitia penyelenggara tetap berkomitment untuk melaksanakan kegiatan jamkesus terpadu  guna memudahkan akses Kesehatan bagi masyarakat difabel.

 

Koordinasi persiapan Jamkesus Terpadu dilakukan di kantor Dinas Sosial Kabupaten Gunungkidul, pada selasa, 16 Mei 2023. Koordinasi kegiatan dihadiri oleh beberapa pihak yang terkait seperti kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, kepala Dinas Sosial kabupaten Gunungkidul, kepala Puskesmas Karangmojo, Polres dan Danramil Kabupaten Gunungkidul, dan mitra kerja Dinas Sosial antara lain dari Difagana kabupaten Gunungkidul, Tagana, Basnaz, PMI kabupaten Gunungkidul dan Laziz kabupaten Gunungkidul, serta TKSK.

 

Adapun pelaksanaan layanan Jamkesus Terpadu akan dilakukan pada Selasa, 23 Mei 2023. Bertempat di Balai Kalurahan Jatiayu, Kapanewon Karangmojo. Dengan layanan pemberian alat bantu berupa kursi roda, cek kondisi kursi roda, pemberian orthosis dan protosis, layanan skrining decibitus yang selanjutnya akan diberikan layanan homecare, pemeriksaan TORCH, layanan vaksinasi covid 19, serta layanan pemeriksaan laboratorium (gula darah, kolesterol dan asam urat) yang bisa diakses oleh masyarakat umum.

 

Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial kabupaten Gunungkidul, Giyanto menyampaikan bahwa target peserta sejumlah 100 orang. Tetapi karena baru 42 orang yang terverifikasi mendaftar, maka diharapkan agar mitra kerja bisa membantu untuk melakukan sosialisasi kegiatan Jamkesus Terpadu kali ini.

"Bagi masyarakat yang masih terkendala dan mengalami kesulitan dalam pendaftaran bisa langsung datang ke kantor Dinas Sosial, terakhir sampai 22 Mei 2023, yang nantinya akan dibantu tenaga TKSK untuk melakukan pendaftaran." Ujar Giyanto kemudian.

 

Sepakat dengan apa yang disampaikan Giyanto, Kasie Penjaminan Kesehatan, Riastuti Rahayu, S.K.M., M.P.H. menyatakan pentingnya media untuk bisa membantu publikasi kegiatan ini.

"Karena hanya media yang bisa melakukan. Jadi kami juga minta tolong untuk dibantu share informasi adanya Jamkesus Terpadu bagi disabilitas dan masyarakat umum." Jelasnya di akhir koordinasi.

 

Berikut adalah syarat yang harus dipenuhi untuk bisa menjadi peserta Jamkesus Terpadu, yakni warga DIY dibuktikan dengan Kartu Keluarga atau akte, membutuhkan alat bantu yang tidak dijamin JKN atau BPJS, belum pernah vaksin, wanita dibawah usia 36 tahun yang pernah keguguran atau punya anak difabel, mendapat surat rekomendasi dari Dinas Sosial atau SKTM.[]

 

Reporter: Riyanti

Editor    : Ajiwan Arief

The subscriber's email address.