Lompat ke isi utama
peringatan HDI di Probolinggu

Peringatan HDI, Komitmen Pemerintah dalam Mewujudkan Kota Probolinggo Inklusif di Tahun 2024

Solider.id, Kota Probolinggo PRO HADI (Probolinggo Sahabat Disabilitas) menjadi salah satu program unggulan yang diinisiasi oleh Walikota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin. Selama masa baktinya, program ini  telah diluncurkan sejak awal Januari 2022. Sejalan dengan program tersebut, Habib bertekat dan berkomitmen untuk mewujudkan Kota Probolinggo yang inklusif pada tahun 2024 yang senafas dengan amanat RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah).

 

Dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional (HDI) yang jatuh pada 3 Desember mendatang, Pemerintah Kota Probolinggo mengukuhkan Ketua Tim Penggerak PKK, Hj. Aminah Hadi sebagai Bunda Inklusi Kota Probolinggo. Agenda pengukuhan tersebut bertempat di Pendopo Kantor Kecamatan Kedopok, Senin (28/11).

          

Sebagai koordinator penyelenggara, Kepala Bappeda Litbang, Tartib Goenawan menyampaikan terdapat 4 indikator Kota Inklusi. Mulai dari partisipasi difabel, pemenuhan hak-hak difabel, terjaminnya hak akses para difabel dan sikap inklusi seluruh warga Kota Probolinggo. Ia menuturkan bahwa pihaknya memiliki komitmen kuat untuk mencapai 4 indikator ini di tahun 2024 mendatang.

“Ditambah dengan semangat Habib selaku Walikota Probolinggo, tentunya akan menginisasi semangat kerja dari para organisasi perangkat pemerintah lainnya,” paparnya.

 

Baca Juga: Sukseskan Pendataan Difabel di Kota Probolinggo

Selanjutnya, Habib selaku Walikota Probolinggo memberikan penjelasan mengenai Gerakan PRO HADI yang  merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam membangun Kota Probolinggo yang berkeadilan dan berkelanjutan yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat difabel.

“HDI tahun ini terasa begitu istimewa karena bisa kita rayakan bersama-sama dengan seluruh warga difabel Probolinggo. Serta semangat dan gelora Pemerintah Kota Probolinggo dalam merealisasikan PRO HADI,“ tuturnya di depan puluhan difabel dan pendamping.

          

Momentum peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) tahun ini mengusung tema “Pemahaman dan Kesadaran Terhadap Penyandang Disabilitas yang Tidak Terlihat secara Langsung“. Habib turut menyampaikan program terbarunya bagi difabel yaitu pemberian fasilitas Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JM) beserta seluruh anggota keluarganya yang terdaftar pada satu Kartu Keluarga.

“Untuk selanjutnya pemerintah akan memberikan JKK dan JM untuk warga difabel Kota Probolinggo. Tolong dari pihak BPJS Tenaga Kerja supaya dapat menjamin proses pendistribusian dan memastikan bahwa yang kita tanggung bukan para difabel saja tetapi keluarganya juga,“ tambah sang walikota.

 

Sementara itu, usai  dikukuhkan sebagai Bunda Inklusi Kota Probolinggo, Aminah Hadi mengaku siap untuk berkolaborasi dengan seluruh elemen pemangku kepentingan guna menyebarluaskan semangat Gerakan PRO HADI dan mensukseskan Program Kota Probolinggo Inklusi 2024. Menurut Aminah, dalam mewujudkan Kota Probolinggo Inklusi 2024, beliau memiliki strategi dengan mengajak seluruh kader PKK lainnya untuk mendorong keterlibatan aktif keluarga besar difabel.

“Tim penggerak PKK akan mengerahkan segenap sumber daya mulai dari tingkat kelurahan, RW dan RT untuk mengajak, membantu dan memberdayakan seluruh keluarga besar difabel agar bisa terlibat secara aktif dalam proses pembangunan dan pemberdayaan difabel itu sendiri,“ pungkas Aminah.

 

Melengkapi kemeriahan kegiatan peringatan HDI tahun ini, beberapa difabel turut ambil bagian dalam menampilkan kreativitas dan keterampilan yang mereka miliki. Diantaranya penampilan Tari Rampak dan pembacaan puisi oleh anggota GERKATIN, penampilan hafalan doa, peragaan busana, Tari Jaranan dan musik elekton dari Y-AMI (Yayasan Ananda Mutiara Indonesia) serta duet penyayi dengan iringan gitar dari PERTUNI.

 

Pada kesempatan itu tak lupa menghadirkan sejumlah tamu dari berbagai pihak seperti Gogol Sudjarwo selaku Asisten Administrasi Pemerintah, para staf ahli, Wiwik Hariati selaku Kepala Bank Jatim Cabang Probolinggo, Ninik (SIGAB Indonesia), Luluk Ariyantini (Direktur Yayasan PPDiS), sejumlah kepala perangkat daerah dan camat serta perwakilan BPJS TK dan BPJS Kesehatan.

 

Penulis : Choirul Anam Fatur Rohman 

Editor    : Bima Indra

The subscriber's email address.