Lompat ke isi utama
sosialisasi peparda DIY 2022

Jelang Peparda ke 3 DIY, NPC Kota Yogyakarta Gelar Pencanangan dan Sosialisasi

Solider.id, Yogyakarta –      Menurut rencana, Peparda akan dilaksanakan pada 6 hingga 9 September 2022 mendatang di Kabupaten Sleman.

 

NPC Kota Yogyakarta melaksanakan pencangan dan sosialisasi Peparda Sabtu (13/8) di Hotel Ruba Graha Manterijeron yang dihadiri oleh perwakilan atlet, pelatih, official dan pengurus.

“NPC Kota telah mempersiapkan 63 atlet dengan 20 pelatih dan 10 pendamping yang akan diterjunkan dalam 9 cabang olahraga yaitu Atletik, Angkat Berat, Bocia, Bulutangkis, Catur, Goalball, Panahan, Tenis Meja dan Renang,” tutur Yudi Sugiyanto, Ketua NPC Kota Yogyakarta.

 

Untuk Peparda tahun ini, progres peningkatan NPC Kota Yogyakarta dalam mengirimkan atlet sangat signifikan dari sebelumnya. Kondisi tersebut mendapat apresiasi langsung dari Hariyanto, Ketua NPC DIY saat membuka acara sosialisasi.

“Banyak atlet-atlet yang baru dari Kontingen Kota Yogyakarta, harapannya tentu prestasinya juga akan semakin meningkat. Banyak atlet dari DIY yang berprestasi baik di tingkat Nasional maupun Internasional, termasuk atlet dari NPC Kota Yogyakarta yang menyumbangkan medali,” ungkap Hariyanto.

 

Peparda ke-3 Sleman, ada 10 cabang olahraga yang dipertandingkan termasuk Volly. Dalam sosialisasi ini juga dijelaskan terkait penjaringan atlet baru yang tidak membatasi usia. Dengan demikian akan terbuka luas kesempatan dan peluang bagi difabel Yogyakarta untuk menjadi atlet berprestasi.

Para atlet juga diberikan peluang mengikuti lebih dari satu cabang olahraga sesuai minat. Mereka nantinya akan diarahkan tim pengurus dan pelatih untuk menekuni cabang olahraga yang lebih unggul untuk dikembangkan.

“Semua bisa jadi juara asal mengikuti tahapan-tahapan yang benar. Atlet bukan sebatas menjadi juara, membentuk kepribadian yang positif juga penting hingga menumbuhkan kebersamaan dan toleransi. Karena menjadi juara adalah hak setiap atlet, siapapun bisa meraihnya,” tutur Hariyanto.

 

Agus Windarto, Ketua pemenangan Peparda, menyampaikan di tahun 2019 Kontingen Kota Yogyakarta mengirimkan 39 atlet dan berhasil meraih 21 Emas. Pada 2022 mengirimkan 63 atlet dan menargetkan minimal dapat mengantongi 27 Emas.

“Fokus kita di perolehan medali emas, dengan target minimal agar dapat terus menambahnya,” terang Agus.

 

Faris Fadhli, atlet Angkat Berat yang juga merangkap sebagai pengurus mengatakan, setiap atlet pasti memiliki keinginan jadi juara.

“Mereka memiliki target masing-masing. Seorang atlet tanding di arena harus punya target, terlepas dari nantinya dapat tercapai atau belum. Target yang kita pasang sebagai acuan dan berharapnya dapat mencapai lebih dari itu. Salah satu kondisi mental yang harus dipersiapkan atlet, yaitu memiliki target,” ungkapnya.

 

Para atlet yang berprestasi di ajang Peparda nantinya akan memiliki peluang lebih besar untuk melangkah ke tingkat nasional.[]

 

Reporter: Srikandi Syamsi

Editor     : Ajiwan Arief

.

 

The subscriber's email address.