Lompat ke isi utama
Para Peserta pendamping dan Difabel Pelaku UMKM sedang mengikuti sesi materi Panduan UMKM Inklusif

Mempraktikkan Panduan UMKM Inklusif dalam Informasi Produk

Solider.id, Solo,- Sasana Inklusi dan Gerakan Advokasi Difabel (SIGAB) Indonesia bersama Lembaga Konsumen Yogyakarta (LKY) dan Tim Advokasi Difabel (TAD) Kota Surakarta melalui dukungan ASEAN Protect yang diimplementasikan oleh GIZ Indonesia mengadakan pelatihan Panduan Teknis UMKM untuk Perilaku Usaha yang Adil dan Inklusif bagi Penyandang Disabilitas bagi 22 pendamping dan difabel pelaku UMKM selama dua hari 9-10 Agustus 2022 di Solo.

 

Di hari kedua pelatihan para peserta mendapatkan materi terkait prakik bagaimana memproduksi informasi sebuah produk yang bisa diakses oleh ragam difabel. Selain itu peserta juga mendapat pengetahuan tentang mengmebangkan usaha UMKM yang sedang dijalani. Materi tersebut disampaikan oleh Gapura Digital.

 

“Materi kedua ini kita berharap para-peserta bisa mempraktikkan mana yang boleh dan tidak dalam menyajikan informasi sebuah produk bagi konsumen difabel,” terang Saktyarini Hastutik, dari LKY.

 

Pelatihan tersebut merupakan tindak lanjut tersusunnya panduan Panduan Teknis UMKM untuk Perilaku Usaha yang Adil dan Inklusif bagi Penyandang Disabilitas serta rekomendasi hasil riset tentang Perlindungan Konsumen Disabilitas di Sektor E-Commerce. Pelatihan ini merupakan kedua kalinya, setelah sebelumnya dilakukan secara daring bekerjasama dengan Kementerian Koperasi dan UMKM yang juga diikuti pelaku UMKM untuk wilayah DIY.[]

 

 

Redaksi

The subscriber's email address.