Lompat ke isi utama
suasana perekaman data E KTP bagi difabel Jambi

Tak Perlu Antre, Difabel Jambi Rekam Data KTP-el

Solider.id, Jambi - Arif Rahmatullah kini bisa semringah. Kini ia resmi menjadi pria dewasa warga negara Indonesia. 

 

Ia resmi memegang KTP-el sejak 25 Maret 2022 lalu. Ya,difabel SLBN Sri Soedewi Masjchoen Sofwan Jambi, ia dan ratusan siswa yang cukup umur melakukan rekam data KTP-el. 

 

Dinas Dukcapil Kota Jambi menjemput bola untuk merekam data para siswa SLBN itu. Total 300 siswa yang melakukan rekam data 24-25 Maret 2022 lalu. 

 

Arif sangat antusias. Pria difabel psikososial itu tak perlu lagi repot datang ke Kantor Dukcapil Kota Jambi. 

 

Baca Juga: Terobosan Baru, Sistem Jemput Bola Layanan Pendataan Difabel Bali

Tak perlu antre lagi. Tak perlu berdesak-desakan. Bahkan KTP-el bisa langsung dibawa pulang karena langsung jadi. 

"Sangat senang. Tidak repot lagi datang ke Dukcapil," katanya. 

 

Hal senada diungkapkan salah satu orang tua siswa. Tak mau namanya disebut, ibu paruh baya ini bersyukur anaknya bisa rekam data di sekolah. 

"Tidak terbayang kalau sampai anak-anak difabel ini harus antre di ruangan sempit. Berdesak-desakan. Belum lagi fasilitas ramah difabel juga belum optimal," tukasnya. 

 

Kepala SLBN Jambi, Triyono mengaku ini adalah kebijakan yang sangat membantu masyarakat difabel. "Hanya memang belum semua 340 siswa wajib KTP di sekolah ini bisa rekam data," jelasnya. 

 

Tersisa 40 siswa lagi yang masih menunggu. Keempatpuluh siswa itu kebetulan domisilinya bukan di Kota Jambi. Mereka dari Kabupaten Muarojambi. 

"Insya Allah lepas Lebaran nanti kami akan menyurati Dukcapil Kabupaten Muarojambi untuk rekam data anak-anak," ungkapnya. 

 

Keberadaan KTP-el bagi difabel sama penting dengan orang lain. Kartu identitas ini sekaligus untuk memberi kesempatan yang sama kaum difabel mendapatkan layanan dari pemerintah. Baik  terkait administrasi kependudukan, pengurusan segala sesuatu hingga distribusi bantuan buat yang membutuhkan. 

 

Triyono pun berharap ini tidak berhenti sampai di sini. Semua fasilitas dan akses warga ber-KTP-el seharusnya juga bisa didapatkan difabel yang sudah mengantonginya.[]

 

 

Reporter: indrawan setyadi

Editor     ; Ajiwan Arief

 

The subscriber's email address.