Lompat ke isi utama
sosialisasi kusta bersama NLR

NLR Indonesia Gelar Edukasi Kusta pada Anak dan Difabel

Solider.id, Bandung – Penyitas kusta di Indonesia masih tinggi, termasuk pada anak-anak dan masyarakat difabel. Edukasi dan sosialisasi informasi mulai dari kondisi, cara pengasuhan, serta bentuk dukungan layanan tentang kusta bagi anak dan difabel sangat dibutuhkan. Melalui kegiatan konsultasi bersama para ahli, akan meningkatkan kesiapan dan kesiagaan orang tua maupun pengasuh mereka.

 

Untuk menjawab kebutuhan edukasi dan sosialisasi informasi dan menyampaikan pertanyaan terkait kondisi atau situasi anak dengan difabel maupun anak yang mengalami kusta di tengah pandemi ini, NLR Indonesia menggelar acara webinar empat sesi. Kegiatan telah dimulai pada Selasa pagi (12/10) dan akan berlanjut pada seri berikutnya dengan rencana waktu pelaksanaan tanggal 14, 19, dan 21 Oktober 2021 mendatang.

 

Disampaikan panita penyelenggara secara tertulis dalam kerangka acuan kegiatan, setiap sesi mengangkat tema yang berbeda. Diantaranya; ‘(12/10) Pengasuhan Anak Yang Mengalami Kusta dan Disabilitas Pada Situasi Pandemi (kesehatan). (14/10) Menghadapi Sekolah Tatap Muka pada Situasi pandemi (19/10). Pendidikan Seksual dan Reproduksi bagi anak yang mengalami kusta dan disabilitas (HKSR). (21/10) Tumbuh Kembang anak yang mengalami kusta dan disabilitas melalui terapi selama pandemi (Kesehatan).

“Indonesia menjadi pertingkat ketiga tertinggi di dunia dengan jumlah penduduknya sebagai penyitas kusta, setelah India dan Brazil berdasarkan catatan Badan Kesehatan Dunia (WHO) 2016,” terang Dokter Eva Devita Harmoniati dari Pusat kesehatan ibu-anak Rumah Sakit Anak dan Bunda (RSAB) Harapan Kita.

 

Baca Juga: Edukasi Kusta ke Publik, Berikan Pekerjaan Layak bagi Mereka

 

Yayasan Netherlands Leprosy Relief atau NLR Indonesia sejak tahun 2017 silam sebagai Strategic Partner Organization (SPO) dari Liliane Fonds berfokus kepada program yang berkaitan dengan penyakit serta penyitas kusta di tanah air. Sasarannya adalah mereka yang termasuk dari usia anak dan masyarakat difabel.

“Kusta dapat dialami oleh siapapun, termasuk oleh anak-anak. Butuh penanganan sejak dini untuk meminimalisir penularannya serta efek perkembangannya. Kusta dapat disembuhkan,” tambah Dokter Eva.

 

Di 2021 ini, NLR Indonesia telah memberikan dukungan kepada seribu delapan puluh orang tua dan pengasuh dari anak difabel. Peran mereka sangat berarti bagi proses perlindungan dan tumbuh kembang anak. Seperti dalam merawat, memelihara, mendidik, dan meramu bakat atau potensi yang dimiliki anak.[]

 

Reporter: Srikandi Syamsi

Editor     : Ajiwan Arief

 

 

The subscriber's email address.