Lompat ke isi utama
pembagian sembako difabike

Difa Bike – Bank Mandiri, Perkuat Empati dengan Berbagi 1000 Paket Bingkisan

Solider.id, Sleman - Difa Bike, perusahaan transportasi motor roda tiga yang beroperasi di  Yogyakarta, dengan support Bank Mandiri, berbagi 1000 paket bingkisan untuk difabel se Kabupaten Sleman. Bingkisan yang berisi beras, minyak goreng, gula pasir, teh dan mie instant itu, adalah bagian dari kegiatan pembagian 6.000 paket bingkisan bagi difabel di seluruh Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

 

Penyaluran paket bingkisan tersebut, ujar Founder Difa Bika Triyono, merupakan bentuk memperkuat rasa empati terhadap kawan-kawan difabel di seluruh negeri. Selain di DIY, juga disalurkan bingkisan untuk difabel di Jawa Tengah dan Jawa Barat. Dengan jumlah keseluruhan 15.000 paket bingkisan. “Beratnya kehidupan di masa pandemi, yang dialami oleh seluruh mahkluk, sudah barang tentu terjadi pada kehidupan para difabel. Kondisi itu melatar belakangi penyampaian bingkisan yang berisi paket sembako, masing-masing senilai Rp 100 ribu tersebut,” terang Triyono.

 

Lanjutnya, kegiatan berbagi ini, bertepatan dengan ulang tahun 23 Bank Madiri. Selain itu Bank Mandiri juga memiliki program yang selaras dengan program DIfa Bike. Yakni, fokus pada pemulihan ekonomi masyarakat difabel paska pandemi Covid-19.

 

Sepuluh mobil ambulan milik Organisasi Nahdatul Ulama (NU) dikerahkan untuk membawa 1000 paket bingkisan, menuju 13 kecamatan di Sleman. Pelepasan penyaluran bingkisan dilakukan Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, SE. Kegiatan dihelat pada Minggu (10/10), di halaman Kantor Pimpinan Cabang Nahdatul Ulama (PCNU), Jl. DR. Rajimin, Sleman.

 

Maksimalkan potensi

Dalam sambutannya, Danang menyampaikan bahwa, wabah Covid-19 memberi dampak pada kehidupan masyarakat, tanpa kecuali warga difabel. Berbagai pembatasan aktivitas untuk mengurangi penyebaran virus, telah berdampak tidak hanya pada sisi ekonomi, tetapi juga sosial. Bahkan sampai banyak sektor usaha yang berhenti, ambruk, karenanya. 

 

Pada kesempatan itu Danang mengapresiasi penyaluran bingkisan bagi 1000 difabel se Kabupaten Sleman itu. Pesannya, agar difabel tetap menyalakan semangat. “Tidak semua kekurangan itu berarti tidak sempurna. Kekurangan atau disability, bukanlah hal yang dapat menghalangi untuk menjadi sukses,” ujarnya.

 

Sedang Officer Development Program PT Bank Mandiri (Persero) Tbk area DIY, Nugroh Dwi Putranto  menyampaikan pesan, agar para difabel tetap bersemangat dalam berkreasi untuk mandiri. Karena tantangan akan semakin berat, kata dia. “Tidak ada manusia yang sempurna, semua memiliki kekurangan. Tergantung bagaimana melihat kekurangan, memaksimalkan potensi, untuk mandiri. Sehingga, bisa berkontribusi lebih baik untuk diri sendiri, keluarga, negara,” ujar Nugroho.[]

 

Reporter: Harta Nining Wijaya

Editor      : Ajiwan Arief

 

 

The subscriber's email address.