Lompat ke isi utama

FGD Advokasi & Keadilan Hukum bagi Perempuan Difabel Korban Kekerasan

Kerjasama LEHHAMAS PW ‘AISYIYAH JAWA TENGAH & SIGAB Yogyakarta

 

Sejak tahun 2010, SIGAB menerbitkan majalah yang diberi nama “solider” (source of legal information on disability and equality of rights). Untuk memperluas pemanfaatan majalah solider, SIGAB mengembangkan solider menjadi pusat informasi difabel dalam bentuk media online dengan alamat web adalah www.solider.or.id. Tujuan dari majalah solider maupun solider online ini adalah : (a) sebagai media komunikasi komunitas difabel. (b) sebagai penyedia informasi disabilitas bagi lembaga legislatif, eksekutif, yudikatif dan masyarakat luas. (c) menjalin kemitraan dengan berbagai pihak baik NGO, DPO, LBH dan Perguruan Tinggi dengan bersedia menjadi kontributor dalam website Solider.

Salah satu materi konten yang amat penting untuk diinformasikan secara luas adalah hukum yang meliputi kapasitas hukum Difabel, mekanisme penyelesaian masalah hukum yang dihadapi Difabel, masalah hukum yang menempatkan Difabel sebagai korban, dan instrumen hukum yang mengatur hak-hak difabel terkait akses keadilan. Diseminasi isu ini penting untuk dikembangkan karena sempai saat ini Difabel menghadapi keterbatasan akses akan informasi dan layanan hukum. Hal ini menjadi penghambat bagi difabel dalam mengakses keadilan. Lebih dari itu, ketiadaan pemahaman para penegak hukum tentang hak-hak difabel menjadikan lembaga peradilan kurang berperspektif Difabel. Difabilitas dan kebutuhan khusus difabel juga menjadi hambatan sekaligus tantangan yang besar dan sangat berpengaruh pada gerakan advokasi hukum dan keadilan yang dilakukan oleh aparat penegak hukum.

Untuk mendapatkan gambaran hambatan dan tantangan kepolisian dalam melakukan penyelidikan dan pemeriksaan perkara bagi difabel korban kekerasan, maka SIGAB bekerjasama dengan LEHHAMAS PW ‘AISYIYAH JAWA TENGAH akan mengadakan FGD yang melibatkan kepolisian dalam hal ini PPA se-ekskaresidenan Surakarta. Tujuan FGD adalah untuk mengetahui bagaimana pengalaman kepolisian  dalam  melakukan investigasi dan pemeriksaan perkara bagi perempuan difabel korban kekerasan dan menuliskannya ke dalam sebuah artikel yang akan dimuat di media online Solider.

Tujuan FGD adalah :

  • Mengetahui hambatan dan tantangan kepolisian dalam menangani kasus difabel perempuan korban kekerasan.
  • Sharing pengalaman kepolisian terkait penyelidikan dan penanganan kasus difabel korban kekerasan.
  • Mengetahui masalah, tantangan, dan peluang terkait penegakan hukum yang berkeadilan bagi perempuan difabel korban kekerasan.
  • Mendorong dan menumbuhkan meastreaming isu difabilitas pada aparat penegak hukum dalam penanganan kasus difabel korban kekerasan.
  • Mendorong tumbuhnya jaringan advokasi hukum yang berkeadilan bagi difabel di kepolisian, paralegal dan lembaga advokasi hukum.

Output

  • Jaringan advokasi hukum yang berkeadilan di komunitas paralegal dan advokat.
  • Adanya 1 (satu) orang atau lebih dari peserta yang bersedia menulis hasil diskusi untuk menjadi sebuah artikel yang layak muat dimedia online Solider.
  • Disepakatinya agenda tindak lanjut pasca FGD antara  kepolisian, komunitas paralegal dan advokat mitra  Jaringan dengan pihak Solider (SIGAB).

PELAKSANAAN

Hari/Tanggal    : 20 Februari 2013

Waktu              : Pukul 09.00 – 14.00 WIB

Tempat            : LAB MICRO TECHING 3 FKIP (Gd. B/Lt. Dasar Univ. Muhammadiyah Suarakarta)

Fasilitator        : LEHHAMAS PW ‘AISYIYAH JAWA TENGAH

METODE

Selama proses diskusi fasilitator mengembangkan metodologi pendidikan andragogy dengan mengedepankan keaktifan dan partisipasi peserta.

PARTISIPAN

Peserta FGD akan berjumlah 24 orang dari unsur kepolisian (PPA), paralegal, aktivis/organisasi Difabel dan advokat/lembaga bantuan hukum. Peserta berasal dari ekskaresidenan Surakarta.

Dengan rincian sebagai berikut :

  1. Unit PPA Kepolisian Resor Surakarta
  2. Unit PPA Kepolisian Resor Sukoharjo
  3. Unit PPA Kepolisian Resor Karanganyar
  4. Unit PPA Kepolisian Resor Klaten
  5. Unit PPA Kepolisian Resor Sragen
  6. Unit PPA Kepolisian Resor Wonogiri
  7. Unit PPA Kepolisian Resor Boyolali
  8. Yayasan ATMA
  9. Yayasan KAKAK
  10. SPEKHAM
  11. LSK BINA BAKAT
  12. YKP
  13. KPS
  14. GERKATIN
  15. Sahabat KAPAS
  16. LPH YAPHI
  17. Solo Youth Center Solo
  18. APPS
  19. APPM
  20. PERADI Surakarta
  21. KAI Surakarta
  22. BKBH UMS
  23. Fakultas Hukum UMS
  24. Majelis Hukum dan HAM Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Surakarta
  25. Majelis Hukum dan HAM Pimpinan Daerah “Aisyiyah Sukoharjo
The subscriber's email address.