Lompat ke isi utama
perolehan sementara medali atlet paraliimpiade 2020

Atlet Para Badminton Paralimpik Tokyo 2020 Masih Berjuang

Solider.id – Para badminton merupakan cabang olahraga baru yang dipertandingkan pada paralimpiade Tokyo 2020. Hal ini menjadi salah satu andalan tim Indonesia. Hary Susanto, Leani Ratri Oktila, Khalimatus Sa’diyah, Dheva Anrimusthi, Suryo Nugroho, Fredy Setiawan, dan Ukun Rukaendi, adalah tujuh atlet kebanggaan yang diturunkan untuk memperkuat kontingen Indonesia.

 

Dalam jadwal pertandingan kemarin Kamis (2/9), atlet para badminton Indonesia mulai berlaga di kelas masing-masing. Ganda putri, Leani Ratri Oktila dipasangkan dengan Khalimatus Sadiyah, bertanding melawan pasangan Nipada Saensupa – Chanida Srinavakul dari Thailand. Untuk nomor tunggal putra kelas SL4, Hary Susanto bertanding melawan Lucas Mazur dari Prancis. Sedangkan Fredy Setiawan bertanding melawan Shin Kyung Hwan dari Korea Selatan.

 

Kemudian untuk tunggal putri kelas SL4 di grup A, ke dua atlet dari Indonesia Khalimatus Sadiyah harus berhadapan dengan Leani Ratri Oktila. Berlanjut, Khalimatus Sadiyah akan melawan Faustine Noel dari Prancis.

 

Di nomor tunggal putra SU5, baik Suryo Nugroho maupun Dheva Anrimusthi menjalani pertandingan kedua mereka. Sementara, di nomor tunggal putra SL3, Ukun Rukaendi tampil perdana melawan tuan rumah Jepang yaitu Daisuke Fujihara.

 

Baca Juga: KBRI Tokyo Lepas Kepulangan Kontingen Paralimpiade Indonesia Kloter Dua

 

Akhir pertandingan ditutup oleh pasangan ganda campuran tim Indonesia, Hary Susanto dan  Leani Ratri Oktila, melawan pasangan tim Jerman, Jan Niklas Pott dan Katrin Seibert.

“Tetap berjuang dan semangat. Apapun hasilnya, kalian telah berjuang. Masih ada harapan yang bisa diraih. Doa kami menyertai perjuangan kalian,” ungkap netizen yang mengomentari di akun NPC Indonesia.

 

Hasil pertandingan, tunggal putra, Ukun Rukaendi harus akui kekalahannya dari Daisuke Fujihara dengan dua kali main, skor 5 – 21 dan 18 – 21 atas Jepang. Untuk tunggal putri, Khalimatus Sadiyah unggul langsung dua set dengan skor 21 – 18 dan 21 – 13 mengalahkan Faustine Noel dari Prancis.

 

Ganda campuran, Hary Susanto dan  Leani Ratri Oktila, melawan pasangan tim Jerman, Jan Niklas Pott dan Katrin Seibert juga unggul dua set langsung dengan skor 21 – 7 dan 21 – 17. Dari kemenangan tersebut, mengantarkan sementara ganda campuran tim Indonesia untuk menduduki puncak klasmen di grup A.

 

Untuk tunggal putri, kedua atlet dari Indonesia Khalimatus Sadiyah dan Leani Ratri Oktila yang harus berhadapan, akhirnya dimenangkan oleh Leani dengan skor 21 – 14 dan 21 – 10. Sementara, di tunggal putra, Suryo Nugroho juga unggul dengan skor 21 – 13 dan 21 – 10 dari lawan mainnya Bartlomiej Mroz asal Polandia. Dari kemenangannya tersebut, Suryo Nugroho berhak lolos dari fase grup sehingga tinggal menyisakan satu kali tanding lagi.

 

Tunggal putra lainnya, Dheva Anrimusthi juga dengan mudah memenangkan pertandingan dari Meril Loquette asal Prancis dengan skor 21 – 10 dan 21- 10. Kemenangan Dheva ini juga sekaligus mengantarkan kedudukannya sementara di puncak klasmen grup A. Hampir bisa dipastikan Dheva akan lolos ke semifinal, walau masih menyisakan satu pertandingan.

 

Mari dukung terus perjuangan atlet paralimpiade yang masih menyelesaikan tugasnya di ajang paralimpik Tokyo 2020. Masih ada pertandingan tersisa yang akan digelar, hingga memastikan siapa yang lolos ke babak berikutnya.[]

 

Reporter: Srikandi Syamsi

Editor     : Ajiwan Arief

The subscriber's email address.