Lompat ke isi utama
Suasana Pemberian Vaksinasi bagi difabel Kupang

38 difabel kota Kupang Ikuti Vaksinasi Gelombang Dua

Solider.id, Kupang - Upaya penanggulangan penyebaran Covid - 19 di Nusa Tenggara Timur terus dilakukan oleh berbagai pihak. Beberapa pekan terakhir ini NTT menjadi daerah dengan jumlah kasus Covid -19 yang tinggi.

 

Kegiatan Vaksinasi bagi difabel dilakukan di gedung Tim Penggerak PKK Provinsi NTT (sabtu, 14/8).

 

GARAMIN NTT (Gerakan Advokasi Transformasi Disabilitas Untuk Inklusi) melakukan pendataan difabel di kota kupang  yang belum mendapatkan vaksin tahap pertama. Mereka berkoordinasi dengan puskesmas Pasir Panjang, Polres kupang kota dan TP.PKK (Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga) Provinsi NTT  guna melayani vaksinasi bagi difabel yang terdata.

 

Elmi Ismau – Wakil Direktur GARAMIN NTT sekaligus koordinator kegiatan vaksinasi bagi difabel mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan Vaksinasi bagi difabel gelombang kedua di kota Kupang. Sebelumnya, pada gelombang pertama diikuti sebanyak 76 orang, bertempat di rumah jabatan Gubernur NTT. “Kami berterimakasi untuk Puskesmas Pasir Panjang, TP PKK Provinsi dan Polres Kupang Kota  yang telah bersedia melayani vaksinasi bagi difabel hari ini”.

 

Elmi juga menambahkan ada bebebagai tantangan bagi difabel mengakses layanan vaksinasi. Mulai dari tempat yang tidak akses kebutuhan difabel, difabel dengan komorbiditas, pemahaman yang minim terkait vaksin, tidak memiliki KTP dan KK dan  juga ada ketakutan tentang vaksin.

“pada kegiatan yang pertama kami, difabel  digabungkan dengan warga yang lain, dan tempatnya juga tidak akses, sehingga untuk gelombang kedua ini Garamin bersurat ke TP PKK provinsi untuk menggunakan gedun TP PKK  karena tempatnya tidak bertangga dan mudah dijangkau.”

 

Baca Juga: Percepatan Vaksinasi Covid – 19 mulai Sasar Kelompok Difabel

 

Selain itu,  kegiatan ini juga didukung oleh CIS Timor dan HI – Kupang dalam membantu mobilisasi bagi difabel yang tempat tinggalnya jauh dari tempat vaksin.

 “terima kasih juga untuk cis Timor dan HI-Kupang yang membantu mobilisai teman-teman difabel yang tinggal jauh dari lokasi vaksinasi.

 

Peserta penerima vaksin datang ke tempat pelayanan setelah itu malakukan pendaftaran dan screening (cek suhu dan tekanan darah serta riwayat penyakit penyerta dan alergi obat). Kemudian mendapatkan suntukan vaksin.

 

Sementara itu menurut AKBP Satrya Perdana P. T. Binti, S.I.K. selaku Kapolres Kupang Kota menegaskan kegiatan vaksinasi ini untuk memudahkan masyarakat mengakses vaksin Covid – 19 sehingga memperluas lagi penyebaran penerima vaksin di kota Kupang.

“Pores kupang kota menyediakan vaksin Covid – 19 Sinovac dosis 1 sebanyak 4 Vial untuk peserta vaksin 40 orang. Dan yang berhasil terpakai sebanak 39 vaksin.”

 

Sementara itu menurut  Elis perwakilan dari tenaga kesehatan puskesmas Pasir Panjang menegaskan tentang proses  vaksin dosis kedua, pihaknya akan tetap berkoordinasi dengan polres kupang kota dan GARAMIN untuk melayani vaksin bagi difabel yang sudah menerima vaksin dosis pertama, dan akan tetap diadakan di gedung PKK sehingga memudahkan difabel yang akan menerima layanan ini.

 

Ia juga menambahkan dalam proses ini memang ada kendala dimana ada difabel yang tidak memiliki KTP sehingga tidak terdata di aplikasi.

“ada beberapa dari mereka yang tidak memiliki kartu identitas sehingga kami kesulitan memasukan datanya di aplikasi”

 

menurut Elmi (Wadir. garamin NTT) selaku koordinator kegiatan vaksinasi bagi difabel, Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pihak pemberi layanan untuk mengupayakan layanan vaksinasi bagi difabel yang tidak memiliki identitas seperti KTP dan KK, agar mereka mendapatkan vaksinasi sehingga terlindungi dari virus  Covid -19.[]

 

Reproter: Yafas Lay

Editor     : Ajiwan Arief

 

The subscriber's email address.