Lompat ke isi utama
jangan sebut difabel bodoh

Jangan Sebut Aku Bodoh

Oleh Chairunisa Eka

Barangkali judul diatas membuat teman-teman bertanya mengapa saya membuat judul seperti ini. Dengan menampilkan judul ini, Saya mencoba membuat anda tersadar bahwa sesungguhnya manusia dilahirkan setara. Tidak ada manusia yang “paling sempurna” di dunia ini, dan hanya kehendak-Nyalah yang “sempurna”. Bukan saya yang membuat anda bijak, dan semoga tulisan ini dapat dijadikan sebagai renungan bagi kita semua. sebab dunia ini akan goyah dengang penuh kebencian dan rasa iri.

Siapa yang tidak menyangka bahwa masih ada diskriminasi yang membuat masyarakat termasuk penyandang disabilitas merasa terpinggirkan, sedangkan di belahan dunia lain penyandang disabilitas begitu sangat dihormati. Indonesia???? apakah penyandang disabilitas masuk ke dalam kategori orang yang harus ‘mati” karena dapat merusak kehidupan orang lain???  Ya Allah, Dimana hati nurani manusia yang sesungguhnya. Kami hidup berdampingan dengan manusia-Mu, sedangkan nasib kami berbeda dengan manusia-Mu. Izinkan kami untuk menyadarkan mereka. Aku percaya Indonesiaku menjadi negeri yang ramah bagi kami. Rumah-rumah tempat berlindung kami, untuk anak-anak masa depan kami. kami tidak perlu dikasihani, dan kami hanya ingin dilihat dari kerja keras kami. Mohon kabulkanlah doaku.

Begitulah sepenggal curahan hati semua penyandang disabilitaskepada yang Maha Kuasa. Pastilah setiap penyandang disabilitas tak bisa disepelekan begitu saja. Banyak hal-hal yang bermanfaat dan berguna untuk orang lain. hanya saja orang lain masih menganggap rendah penyandang disabilitas. Tapi ingat bahwa satu hal yang paling positi fadalah “mereka sang juara”. Mereka bisa melakukan apa yang orang lain belum tentu bisa melakukannya. Hebatnya walau masyarakat masih minim tentang penyandang disabilitas, setidaknya mereka bisa belajar, bahkan penyandang disabilitas pun coba merangkul masyarakat agar mau menerima keadaan mereka dilingkungan sekitarnya. tidak jarang penyandang disabilitas malah mencoba belajar dan menggali setiap potensi yang dimilikinya agar mampu dan berguna di masyarakat.

Dalam era globalisasi yang semakin canggih ini, tahukah anda bahwa Indonesia termasuk yang paling “pintar” dan banyak penggunanya menggunakan media internet sebagai media belajar? Apakah termasuk anda yang sedang membaca? pasti jawabannya “ya” hehehe. Jangan salah Penyandang disabilitas lebih “melek” internet dibanding anda. Nah anda yang bukan penyandang disabilitas atau tidak memiliki cacat sekalipun ditubuh anda bergegaslah dan keluar dari rumah anda untuk bertemu dengan mereka bagaimana mereka bisa bertahan hidup begitu juga anda.

Salam Akselerasi,

Nisa

Penulis adalah Seorang tunarungu yang sedang menempuh pendidikan Akhir Sarjana di Universitas Swasta Jakarta Barat

 

Sumber: http://lifestyle.kompasiana.com/catatan/2013/02/11/jangan-sebut-aku-bod…. Diakses tanggal 13 February 2013

The subscriber's email address.