Lompat ke isi utama
atlet difabel saat berlatih sepakbola tangan

Sepak Bola Tangan Disabilitas Dipastikan Masuk ke Cabor Prestasi pada Peparda 2022

Solider.id, Bandung – Cabang olahraga Sepakbola tangan disabilitas resmi dipertandingkan dalam Pekan paralimpik daerah 2022 untuk daerah jawa barat. Hal itu diungkapkan oleh oleh Djumono, pengurus NPCI Kota Bandung yang aktif juga di Jawa Barat pada saat  rapat perdana pengurus tim sepak bola tangan disabilitas yang dilaksanakan di kantor sekretariat PPDI Kota Bandung di kawasan komplek Wyata Guna pertengahan Februari Silam. Ia menyatakan bahwa pada gelaran pekan paralimpik daerah yang menurut agenda akan dilangsungkan pada tahun 2022 mendatang, akan ada dua cabang olahraga baru yang dimunculkan sebagai eksebisi. Diantaranya sepak bola tangan disabilitas dan satu lagi dari cabang olahraga bela diri.

“Untuk tuan rumah Peparda 2022 memang belum fiks akan dilangsungkan di daerah mana, namun direncanakan akan ada dua pengenalan cabang olahraga baru yang salah satunya dari cabang bela diri dan satu lagi sepak bola tangan disabilitas ini,” katanya.

Informasi tersebut memberi angin segar pada kesungguhan kedua cabang olahraga yang dikemukakan. Meski demikian, pelaksanaan di lapangan nanti belum dapat dipastikan apakah keduanya akan dijadikan eksebisi atau hanya salah satunya saja. Ketentuan ini masih akan terus diolah bersama tim NPCI baik kota maupun provinsi Jawa Barat.

Dengan akan diperkenalkannya sepak bola tangan disabilitas pada pekan paralimpik daerah 2022 mendatang, baik sebagai eksebisi maupun langsung sebagai olahraga prestasi, merupakan langkah awal cabang olahraga ini menuju tingkat nasional dan internasional. Secara langsung pun, akan ada cabang olahraga baru dibawah naungan NPCI yang akan dimulai dari Peparda nanti.

Dalam rapat tersebut juga dibahas terkait stuktur organisasi dari tim pengurus sepak bola tangan disabilitas Jawa Barat, yang di dalamnya melibatkan berbagai unsur elemen masyarakat. Diantaranya, para difabel fisik, perwakilan dari media, para aktivis difabel, dan nondifabel. Kolaborasi ini sengaja dibuat untuk dapat saling menyokong dan membesarkan bersama keberadaan sepak bola tangan disabilitas.[]

 

Reporter: Srikandi Syamsi

Editor     : Ajiwan Arief

 

The subscriber's email address.