Lompat ke isi utama
wakil bupati Situbondo saat memberikan sambutan di Temu Inklusi

Situbondo Siap jadi Tuan Rumah Temu Inklusi 5

Solider.id – Temu inklusi, acara 2 tahun sekali yang diinisiasi oleh Sasana Inklusi dan Gerakan Advokasi Difabel (Sigab) telah terselenggara yang ke 4, dan Kabupaten Situbondo siap menjadi tuan rumah temu inklusi ke 5. Acara ini menjadi ajang pertemuan organisasi difabel, nondifabel, kementerian dan lembaga Pemerintahan, untuk bersama-sama menyampaikan ide, gagasan, saran, kritik, dan masukan atas terwujudnya inklusifitas.

Wakil Bupati Situbondo, Yoyok Mulyadi mengatakan Situbondo telah mempersiapkan untuk temu inklusi mendatang.

“Untuk persiapan tuan rumah temu inklusi tahun 2022, kami terus berbenah ditengah keterbatasan, agar nantinya kami bisa menyambut saudara-saudara semua dengan lebih baik, layak, dan inklusif,” tutur Yoyok dalam temu inklusi 4 via daring, Kamis (14/1).

Ia berharap pendemi ini segera berakhir, dan temu inklusi 5 di Situbondo bisa diselenggarakan secara tatap muka.

“Semoga pandemi ini segera berakhir dan saudara-saudara sekalian bisa datang dan melihat secara langsung ke Kabupaten Situbondo bahwa persiapan-persiapan ini sudah kami lakukan dengan baik,” harapnya.

Pada tahun 2014, Situbondo telah mendeklarasikan sebagai Kabupaten inklusif dengan Situbondo sinergi dengan inovasinya. Ini mengkolaborasikan beberapa stakeholder untuk memenuhi kebutuhan difabel di Situbondo. Dalam hal ini, Pemerintah Situbondo menggandeng organisasi difabel Pelopor Peduli Disabilitas Situbondo (PPDIS) untuk terlibat aktif serta pendampingan perencanaan pembangunan, evaluasi dan monitoring terhadap semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dari inovasi ini, banyak muncul inovasi-inovasi lainnya di bidang pendidikan dan kesehatan, semua puskesmas di Situbondo mulai paham akan layanan terhadap difabel dan akses layanan lainya. Hal ini terintegrasi juga hingga ke desa dengan adanya anggaran dan adanya sarana publik yang akses.

Situbondo juga telah mempunyai data pilah difabel, yang bisa dilihat dari jenis dan ragam difabel serta pemetaan dan penyebarannya.[]

 

Reporter: Oby Achmad

Editor     : Ajiwan Arief

 

The subscriber's email address.