Lompat ke isi utama
Togap Simangunsong  dalam indonesia inklusi

Kemenko PMK Siapkan Langkah Koordinasi Dari Rekomendasi Temu Inklusi

Solider.id – Togap Simangunsong dalam Dialog Indonesia Inklusi menyatakan bahwa Kementrian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) siap untuk menindaklanjuti rekomendasi Temu Inklusi 2020. Dia menyatakan hal ini dalam webinar yang juga menjadi penutup rangkaian acara Temu Inklusi 2020 pada Kamis (14/1).

Menurut Asisten Deputi Pemberdayaan Disabilitas dan Lansia Kemenko PMK ini, semua rekomendasi yang sudah dihasilkan bersifat multisektoral. Oleh karena itu perlu adanya koordinasi untuk mensinergikan aspek dari rekomendasi tersebut dan merumuskan langkah strategis. Adapun yang langsung terkait dengan Kemenko PMK ada empat aspek yaitu yang terkait dengan: pembangunan desa, partisipasi di pendidikan inklusi, pendataan Difabel dan akses kesehatan.

“Kita akan tindaklanjuti rekomendasi-rekomendasi ini. Kita akan membuat pertemuan teknis dan rapat koordinasi untuk menguraikan hal-hal yang masih bersifat umum untuk disusun menjadi semacam peta jalan untuk pembedayaan Difabel,” jelasnya.

Sementara itu Jonna Damanik, Direktur Eksekutif Institut Inklusif Indonesia (I3) menyatakan bahwa rekomendasi Temu Inklusi 2020 ini diharapkan bukan menjadi sekedar wacana. Hasil ini merupakan sumbangsih dalam pengayaan berbagai kebijakan yang sudah ada maupun yang sedang direncanakan. Rekomendasi ini merupakan hasil diskusi panjang, kajian stakeholder dan praktek baik dari berbagai wilayah di Indonesia.

Lebih jauh, dia menuturkan bahwa sesuai dengan Peraturan pemerintah No. 70, ini merupakan wujud dari pertisipasi Difabel. Sebagai subyek pembangunan, Difabel menjadi warga negara yang tidak lagi ditinggalkan.[]

 

Reporter: Ida Putri

Editor      : Ajiwan Arief

 

The subscriber's email address.