Lompat ke isi utama
Presiden Joko Widodo memberikan pidato mermperingati Hari Disabilitas Internasional

Refleksi HDI 2020 di Tengah Pandemi Covid-19

Solider.id, - Hari Disabilitas Internasional atau HDI diperingati masyarakat dunia setiap 3 Desember. Seiring perkembangannya kini bukan hanya dikhususkan untuk para difabel saja. Masyarakat umum yang memiliki kepedulian terhadap isu difabel menjadi bagian dari momentum tersebut.

 

Di masa pandemi seperti sekarang, peringatan Hari Disabilitas Internasional dilaksanakan dalam konsep virtual tanpa mengurangi makna dari HDI itu sendiri. Mengusung tema nasional, Not All Disabilities Are Visible, atau Tidak Semua Disabilitas Terlihat, memberikan pesan moral kepada lingkungan kita agar lebih peka dan peduli terhadap keberadaan difabel.

 

Tujuan yang ingin dicapai salah satunya adalah upaya membangun kembali kehidupan yang lebih baik, lebih inkluisif, lebih aksesibel dan berkelanjutan pasca pandemi covid-19. Merefleksi momentum HDI, tahun ini ada sekitar empat Peraturan Pemerintah (PP) dan dua Peraturan Presiden (Perpres) yang ditandatangani oleh Presiden, diantaranya yaitu:

 

Peraturan Pemerintah atau PP tentang Akomodasi Yang Layak Bagi Peserta Didik Penyandang Disabilitas, PP tentang Akomodasi Yang Layak Dalam Proses Peradilan, PP tentang Aksesibilitas Terhadap Pemukiman, Pelayanan Publik dan Perlindungan Dari Bencana Bagi Penyandang Disabilitas dan PP tentang Unit Layanan Disabilitas Ketenagakerjaan.

 

Perpres tentang Syarat dan Tata Cara Pemberian Penghargaan terhadap Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas dan Perpres Nomor 68 Tahun 2020 tentang Komisi Nasional Disabilitas. Sebuah capaian yang konkrit dari para masyarakat difabel untuk terus mendorong pihak pemerintah dalam mengeluarkan regulasi kebijakan dari turunan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 Tentang Penyandang Disabilitas.

 

Meskipun, di dalamnya masih terdapat bahasan yang dirasa belum tepat atau belum maksimal, sehingga belum mampu mengakomodir seluruh kebutuhan, pemilikiran serta suara masyarakat difabel yang harusnya berperan sebagai user, yang akan merasakan langsung dampak serta manfaat dari kebijakan yang sudah dikeluarkan tersebut.

Pada peringatan Hari Disabilitas Internasional 2020 ini, Presiden Joko Widodo juga menyampaikan pidatonya. Berikut isi pidato HDI Presiden RI – Joko Widodo:

 

PIDATO HARI DISABILITAS INTERNASIONAL (HDI) 2020 PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

 

Bismillahirrahmanirrahim,

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Salam sejahtera bagi kita semuanya, Om Swastiastu, Namo Buddhaya, Salama Kebajikan.

 

Yang saya hormati Wakil Presiden Republik Indonesia, Bapak Prof. KH. Ma’ruf Amin,

Yang saya hormati Ketua dan Pimpinan Lembaga-Lembaga Negara,

Yang saya hormati para Menteri Kabinet Indonesia Maju,

Yang saya hormati Perwakilan Negara-Negara Sahabat dan Lembaga Internasional,

Yang saya hormati para penyandang disabilitas yang saya cintai,

Hadirin dan undangan yang berbahagia.

 

Peringatan Hari Disabilitas Internasional tahun ini harus kita jadikan sebagai momentum untuk menegaskan kepedulian dan memperkuat solidaritas dalam meletakkan dasar yang kuat bagi perlindungan penyandang disabilitas, yaitu dari paradigma kartikatif dan Charity Based menjadi paradigma yang human rights based.

 

Kita ingin secara terus menerus meningkatkan kesetaraan, kesempatan, dan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas, menjamin akses pendidikan, akses kesehatan dan akses pekerjaan bagi penyandang disabilitas dan membangun infrastruktur yang aksesibel untuk menciptakan lingkungan bebas hambatan bagi disabilitas.

 

Banyak Peraturan Pemerintah yang telah saya tanda tangani di tahun 2019, ada PP tentang Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial Bagi Penyandang Disabilitas, dan PP tentang Perencanaan, Penyelenggaraan dan Evaluasi Terhadap Penghormatan, Perlindungan Dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas.

 

Di tahun 2020 ini, ada Peraturan Pemerintah yang telah saya tanda tangani, yaitu PP tentang Akomodasi Yang Layak Bagi Peserta Didik Penyandang Disabilitas, PP tentang Akomodasi Yang Layak Dalam Proses Peradilan, PP tentang Aksesibilitas Terhadap Pemukiman, Pelayanan Publik dan Perlindungan Dari Bencana Bagi Penyandang Disabilitas dan PP tentang Unit Layanan Disabilitas Ketenagakerjaan.

 

Selain itu, 2 Peraturan Presiden yang juga telah saya tanda tangani, yaitu Perpres tentang Syarat dan Tata Cara Pemberian Penghargaan terhadap Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas dan Perpres Nomor 68 Tahun 2020 tentang Komisi Nasional Disabilitas.

 

Bapak Ibu hadirin yang saya hormati,

Payung regulasi rasanya sudah cukup banyak dan kalau memang sangat-sangat diperlukan saya siap untuk menerbitkan peraturan lagi. Tetapi kuncinya bukan semata-mata di regulasi, peraturan yang baik, rencana yang baik tidak ada gunanya tanpa keseriusan dalam pelaksanaannya, kuncinya adalah di implementasi. Sekali lagi, kuncinya adalah di implementasi. Tugas kita selanjutnya adalah memastikan semua kebijakan dapat terlaksana dengan baik, di eksekusi dengan tepat, dirasakan manfaatnya oleh penyandang disabilitas.

 

Komisi Nasional Disabilitas mempunyai peran yang sangat-sangat strategis sebagai sebuah lembaga non-struktural yang bersifat independen dan bertanggung jawab secara langsung kepada Presiden. Saya mengharapkan kehadiran Komisi Nasional Disabilitas akan menjadi tonggak penting untuk mempercepat pelaksanaan visi besar kita terhadap penyandang disabilitas. Tidak boleh ada satupun penyandang disabilitas tertinggal dari berbagai program layanan yang diberikan oleh pemerintah.

 

Semua Kementerian, Lembaga dan Pemerintah Daerah harus aktif mendukung, mulai dari perlunya sinkronisasi data penyandang disabilitas secara nasional, libatkan para penyandang disabilitas dalam pembuatan dokumen rencana aksi nasional dan rencana aksi daerah dan kawal implementasinya agar semua rencana aksi berjalan efektif dan dirasakan manfaatnya oleh para penyandang disabilitas.

 

Saya rasa itu hal yang bisa saya sampaikan dalam kesempatan yang baik ini.

Terimakasih, wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Om Shanti Shanti Shanti Om.

 

Presiden Republik Indonesia

Joko Widodo

Video oleh @Kementerian Sekretariat Negara RI

#HDI2020 #DisabilityDay #KemensosHADIR

https://youtu.be/J7U4zNgromw

 

Inti dari segala keberhasilan yang sudah dicapai, seperti yang tertera dalam isi pidato Joko Widodo tersebut, merupakan hasil kerja keras para difabel untuk terus memberikan dukungan pada pemerintahnya. Melakukan perbaikan terhadap kondisi masyarakat difabel di tanah air.

Selanjutnya adalah bagaimana upaya setiap regulasi tersebut terus disempurnakan dan dilaksanakan di lapangan dengan tepat. Kuncinya adalah di implementasi. Sekali lagi, kuncinya adalah diimplementasi. tugas kita selanjutnya adalah memastikan semua kebijakan dapat dilaksanakan dengan baik, dieksekusi dengan tepat, dirasakan manfaatnya oleh semua masyarakat difabel dengan ragam kedifabelannya.

 

Penulis: Srikandi Syamsi

Editor: Robandi

The subscriber's email address.