Lompat ke isi utama
Saiful Solii sedang mempraktikkan bagaimana memukul alat musik tradisional

Yang Bertahan di Kesenian Musik Tradisional Jawa

Solider.id, Semarang- Ia memiliki postur tubuh dengan tinggi 170 cm dan suara bas jika berbicara. Sebagaimana suara idola yang kaguminya, Seno Nugroho, dalang kondang asal Yogyakarta.

 

“Jangan pernah bosan dan jangan pernah merasa ingin menyerah!” Ujar pemuda kelahiran Semarang, 15 September 1998 ini (30/10).

 

Ia bernama Saiful Solimi, seorang difabel netra. Sulung dari tiga bersaudara ini berkisah tentang awal mula dia jatuh cinta pada dunia musik tradisional Jawa. Ia terampil bermain kendang, rebab dan gender. Keterampilannya tersebut tentu bukan hanya karena ia tercatat sebagai mahasiswa di Institut Seni Indonesia Surakarta, semester dua.

 

Tapi bagi Saiful, rebab adalah darahnya, dan gender (Red: salah satu bagian komponen Gamelan Jawa) adalah jiwanya. Menurutnya, belajar ilmu karawitan itu memerlukan ketelatenan, mengingat teknik yang digunakan akan membuat jemu dan cepat bosan. Baginya, bermain musik sama halnya dengan mengolah rasa.

 

“Kita harus bisa mengolah semua rasa kita sendiri. Ibarat bermain puzzle, belajar karawitan, terutama rebab dan gender kita harus tekun untuk bisa mencari dan menemukan pasangan nada yang pas dengan musik yang kita mainkan,” jelasnya.

 

Sewaktu masih duduk di kelas 6 Sekolah Dasar, ia sering mendengar dari kakak kelasnya yang pandai bermain gendang. Ia mengagumi kakak kelasnya yang menyarankan agar esok melanjutkan pendidikan di SMKI Solo untuk mendalami keterampilan bermain kendang.

 

“Kakak kelas saya juga bilang, sekali dapat tanggapan dia akan duduk bermain kendang dan sudah bisa mendapat uang ratusan. Sepertinya menarik sekali dan ini jadi motivasi buat saya,” tuturnya, sambil tertawa, mengenang.

Menghabiskan masa sekolah di SMP Dria Adi Semarang, alih-alih belajar kendang Saiful justru mengenal rebab dalam materi sekolah dengan menggunakan braille. Selepas SMP Saiful mewujudkan mimpi untuk melanjutkan sekolah di Solo dan menjadi siswa SMKI (sekarang SKM Negeri 8 Solo).

 

“Untuk bisa bermain rebab dalam formasi setengah jadi kita hanya butuh waktu sekitar 3 bulan,” lanjut putra pasangan Puji Astowo (45) dan Siti Zuliati (38) ini.

 

Saat di SMKI, ia bertemu Rasino, Guru Pedhalangan yang baginya mengajarkan banyak arti hidupnnya. Ia belajar banyak dari gurunya dalam memecahkan semua kendala dalam bermusiknya.

 

“Dari Beliau pula saya belajar bagaimana menjadi wirasuara yang baik. Bagaimana caranya agar saya bisa mencapai nada tinggi tanpa kesulitan, seperti yang pernah saya alami,” kisahnya.

 

Ia sempat merasa gagal ketika kesulitan mendalami alat musik gender, salah satu kendalanya ketika ia harus mencari apsagan nada yang pas. Namun, kembali bersemangat ketika mendapat dukungan dari orangtuanya yang membelikannya alat musik gender untuk berlatih.

 

“Selain itu, tentu berkat ketelatenan Pak Rasino lah sekarang saya bisa menemukan dan menafsirkan sendiri pasangan nada musik yang saya cari,“ imbuhnya.

 

Tak hanya musik yang selama ini ia tekuni. Ia suka mengutak-atik Hp untuk mengisi waktunya saat sendiri. Atau sesekali ia menjadi ahli terapis pijat melalui keterampilannya di bidang refleksi. Menurutnya, di kehiudpan yang kompetitif ini terkadang mengharuskan seseorang untuk memiliki banyak bekal keterampilan untuk bertahan hidup.

 

Meski begitu, ia tak ingin ilmunya sia-sia. Ia juga ingin berbagi keterampilan yang dimilikinya demi menjaga musik tradisional agar bisa tetap lestari. Sebab menurutnya, sekarang ini banyak Pengrawit (para pemain musik Karawitan) yang sudah sepuh dan tidak bisa lagi mengajarkan karawitan pada generasi muda. Ia juga memiliki keinginan mendirikan sebuah sanggar yang diperuntukkan pemuda-pemudi yang ingin belajar karawitan.

 

“Ini warisan leluhur kita, kalau bukan kita siapa lagi yang akan menjaganya? Saya akan sangat senang bila ada teman-teman lain, siapapun mereka yang ingin belajar alat musik tradisional pada saya,” pungkasnya.[]

 

 

Reporter: Yanti

Editor: Robandi

The subscriber's email address.