Lompat ke isi utama
dua orang atlet NPCI sedang berlatih sepakbola tangan di Bandung

Sepak Bola Tangan, Inovasi Olahraga baru Difabel

Solider.id -      Salah satunya dengan menggagas jenis olahraga baru untuk difabel fisik yang memiliki hambatan gerak pada kaki. Sepak bola tangan, menjadi sebuah pilihan untuk masyarakat difabel pecinta dunia sepak bola. Jenis olahraga ini merupakan paduan cara permainan antara cabang olahraga sepak bola dan bola basket secara umum. Setiap tim terdiri dari enam orang termasuk kiper atau penjaga gawang.

Eksebisi sosialisasi sepak bola tangan sudah rutin dilakukan satu kali dalam seminggu selama dua bulan terakhir. Dengan tujuan  memperkenalkan jenis olahraga baru, serta mengajak masyarakat difabel, khususnya fisik untuk beraktivitas mengolah kesehatan tubuh dan mengembangkan ide-ide baru dalam pembuatan aturan main. 

“Daya minat dari daerah lain pun sudah mulai terlihat, kami sedang merencanakan untuk membuat sebuah turnamen lingkup Bandung Raya. Impian kami olahraga baru ini dapat menjadi salah satu cabang olahraga yang dapat dipertandingkan dalam ajang paralimpik tingkat daerah maupun nasional,” ujar Guntur Afandi, difabel   pengguna kursi roda yang merupakan salah satu inisiator sepak bola tangan. dari NPCI Kota Bandung.

Keberadaan olahraga ini sudah diketahui oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), menurut mereka sepak bola tangan merupakan cabang olahraga terobosan baru yang memiliki peluang untuk menginduk kepada Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) yang kini telah berganti nama menjadi Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI)

“Peraturan pertandingan dan peraturan permainan masih terus direvisi agar lebih tepat, selain materi yang sudah ada, format dalam bentuk dokumentasi pun masih diperlukan,” kata Wawan, difabel fisik pengguna kruk yang juga aktif di PPDI Kota Bandung.

Selain konsisten memperkenalkan sepak bola tangan di kalangan masyarakat difabel yang ada di daerah lain, jenis olahraga baru tersebut menurut rencana akan terus di-booming-kan dalam bentuk liga persahabatan atau turnamen. Kegiatan itu akan dilangsungkan setelah merampungkan materi-materi terkait peraturan pertandingan dan peraturan permainan secara baku.   

Sementara Ismet Solihin, tim pelatih dari NPCI Kota Bandung menyampaikan, dirinya masih terus mengupayakan untuk membuat buku panduan permainan sepak bola tangan tersebut. Melalui buku panduan yang masih dalam tahap proses pembuatan ini, diharapkan masyarakat difabel, khususnya difabel fisik yang memiliki minat dalam olahraga sepak bola tangan dapat mempelajari dalam bentuk teorinya secara mandiri.

“Buku panduan permainan sepak bola tangan masih dalam proses. Buku tersebut nantinya dapat dibagikan pada masyarakat difabel di daerah lain untuk dipelajari, ini akan memudahkan mereka saat bermain nanti,” tuturnya.

Ismet beserta seluruh tim pemain yang  terbentuk memiliki optimisme yang tinggi akan keberhasilan cabang olahraga baru ini. Untuk sekarang, para pemain yang sudah rutin mengikuti eksibisi sepak bola tangan antara lain dari Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten bandung. Harapan terdekat, olahraga baru ini dapat lebih dikenal lagi di daerah lain, minimal untuk di wilayah Jawa Barat.[]  

 

Reporter: Srikandi Syamsi

Editor     : Ajiwan Arief

 

The subscriber's email address.