Lompat ke isi utama
tampak luar pagar dan plang nama Wyata Guna

Puluhan Orang Terpapar Corona, Wyata Guna Ditutup Sementara

Solider.id, Bandung - Kompleks Wyata Guna menutup untuk sementara semua aktivitasnya setelah puluhan orang terpapar virus Corona.  Keputusan tersebut diambil setelah mengaetahui hasil tes swab pada 5 Oktober silam.  

Dilansir dari liputan 6.com, Sudarsono selaku kepala balai menyampaikan hasil tes yang diterima per 6 Oktober satu hari setelah tes dilakukan, terdapat beberapa karyawan di Wyata Guna yang hasilnya positif. Sejak temuan itu, kawasan kompleks Wyata Guna tertutup untuk pengunjung dari luar, maupun mobilitas keluar masuk penghuni asrama yang ada di dalam.

Ia juga menambahkan, semua aktivitas perkantoran dan kegiatan lain dihentikan secara total termasuk tempat terapi rumah bugar. Sedangkan untuk para karyawan balai dan peserta didiknya tetap melakukan kegiatan bekerja dan belajar secara daring. Beberapa ruangan dijadikan sebagai tempat isolasi, termasuk rumah karyawan yang berada di dalam kompleks Wyata Guna.

Penyemprotan disinfektan terus dilakukan oleh Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DKPB) Kota Bandung, selain memperketat protokol kesehatan. Sesuai aturan isolasi mandiri yaitu selama empat belas hari, setelah melewati masa itu penutupan kawasan Wyata Guna akan berakhir.

Salah satu penghuni asrama berinisial K.A berstatus mahasiswa sempat terpapar, hingga berlanjut pada tes tahap kedua yaitu swab dan hasilnya negatif.

“Sekitar awal bulan lalu ada 34 pegawai yang dinyatakan positif terpapar. Untuk penghuni asrama sendiri ada satu orang dari asrama putra yang terpapar, dari hasil tes kedua disampaikan negatif, namun tetap melakukan isolasi mandiri,” terang K.E (nama inisial) yang berhasil dihubungi via WhatsApp.

Ia juga menyampaikan, semua penghuni asrama tidak diperbolehkan untuk keluar masuk secara bebas, baik antar asrama maupun lingkungan kompleks. Bahkan gerbang utamapun ditutup dengan penjagaan.

“Di asrama hingga saat ini ada sembilan orang, termasuk satu teman kami yang sempat dinyatakan terpapar,” tambahnya.

Meski masih dalam masa isolasi mandiri, semua penghuni yang ada di asrama merasa lebih baik, lebih tenang dengan terus meningkatkan pola hidup bersih dan sehat, selain mematuhi protokol kesehatan Covid-19.[]

 

Reporter: Srikandi Syamsi

Editor    : Ajiwan Arief

 

The subscriber's email address.