Lompat ke isi utama
ilustrasi kegiatan pembukaan Temu Inklusi 2020

Temu Inklusi dan Dekade Menuju Indonesia Inklusi

Solider.id - Rabu 9 September 2020, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Prof. Muhadjir Effendy secara resmi telah membuka rangkaian kegiatan Temu Inklusi 2020.

Berbeda dari ajang Temu Inklusi sebelumnya yang diselenggarakan secara tatap muka, kegiatan Temu Inklusi 2020 akan diselenggarakan secara daring, mengingat pandemi Covid – 19 masih menghambat kegiatan tatap muka.

Suharto, direktur Sasana Inklusi dan Gerakan  Advokasi Difabel Indonesia (Sigab Indonesia), mengatakan dalam sambutannya, bahwa Temu Inklusi merupakan ajang berbagi pengetahuan dan praktek baik sekaligus sebagai upaya mewujudkan Indonesia yang lebih inklusif. Penyelenggaraan Temu Inklusi merupakan upaya yang telah sejalan dengan berbagai kebijakan dan regulasi yang telah dikeluarkan oleh pemerintah, seperti Undang-Undang Penyandang Disabilitas dan ratifikasi Sustainable Development Goals (Agenda Pembangunan Berkelanjutan).

Sustainable Development Goals (SDGs) adalah ruh penyelenggaraan Temu Inklusi. Sebabnya, SDGs memiliki tujuan pembangunan berkelanjutan yang inklusif, tanpa meninggalkan satu pun kelompok masyarakat, tak terkecuali kelompok difabel. Hal ini sering diserukan dengan jargon “no one left behind”.

Suharto melanjutkan, dengan telah dikeluarkannya berbagai kebijakan pemerintah dan adanya Sustainable Development Goals yang memiliki target terwujudnya inklusi sosial di tahun 2030, Indonesia akan menjadi negara yang lebih inklusif. Ditambah lagi saat ini Indonesia telah memiliki Rencana Induk Pembangunan Inklusi Disabilitas yang terdapat dalam PP No. 70 Tahun 2019, yang mana hal itu merupakan strategi pembangunan inklusi difabel, baik ditingkat nasional maupun ditingkat daerah.

Pada akhir sambutannya, Suharto berharap agar ajang  tahun 2020 hingga 2030 adalah decade menuju Indonesia inklusif. “mudah-mudahan kita terus dapat berkolaborasi dalam mewujudkan Indonesia yang lebih inklusif” pungkas Suharto.[]

 

Reporter: Tio Tegar

Editor      : Ajiwan Arief

The subscriber's email address.