Lompat ke isi utama
ilustrasi gambar Anang dan keluarga

Dianggap Lecehkan Bahasa Isyarat, Penyanyi dan Musisi Anang Hermansyah Minta Maaf

 

Solider, Surabaya - Musisi Anang Hermansyah dan keluarga diduga melakukan tindakan mempermainakan bahasa isyarat sebagai lelucon. Hal ini membuat kelompok difabel, terutama komunitas Tuli kecewa dan merasa dilecehkan.

Tentang hal ini, Anang Hermansyah dan keluarga memohon maaf dan mengatakan tak memiliki maksud merendahkan atau melecehkan bahasa isyarat.

statement Anang lewat WA

"Kami memohon maaf dan video tersebut juga sudah kami hapus, " ujarnya saat berkomunikasi dengan Hardi, perwakilan dari komunitas Keluarga Bisindo, Sabtu(29/8/2020).

Untuk diketahui, di salah satu video yang diuplod ke channel YouTube-nya, ketika Ashanty sedang berbicara, Anang tampak memperagakan gerakan seperti layaknya seorang juru bahasa isyarat yang tampil di televisi. Hal ini yang oleh keluarga dan tema-teman disibilitas dinilai melecehkan dan merendahkan bahasa isyarat sebagai media komunikasi

Menurut Anang Hermansyah hal tersebut adalah murni ketidak sengajaan. "Bahwa hal tersebut, bukan bermaksud untuk melecehkan atau merendahkan teman-teman Tuli. Kami mohon maaf," katanya.

Anang juga mengaku sudah berkoordinasi dengan teman-teman Tuli, diantaranya Cristophorus Budidharma dan Surya Sahetapy, tentang hal ini, dan kedepannya akan ada sinergi dalam sosialisasi dan edukasi bahasa isyarat dengan komunitas Tuli di Jakarta dan sekitarnya

Perwakilan dari Komunitas orang tua dengan anak Tuli, Setuli, Susanti Mayangsari, berharap agar hal ini bisa jadi pembelajaran bersama dan jadi momentum untuk edukasi kepada masyarakat luas, tentang bahasa isyarat sebagai bahasa komunikasi bagi teman tuli.

"Diharapkan sebagai masyarakat umum atau biasa disebut dengan teman dengar dapat memahami teman Tuli dengan cara mengetahui cara teman Tuli berkomunikasi. Perlu diketahui bahwa bahasa isyarat adalah bahasa yang menggunakan gerak tubuh, gerak tangan, dan gerak bibir sebagai visualisasi komunikasi," katanya. []

 

 

Reporter: Hardi

Editor     : Ajiwan Arief

 

The subscriber's email address.