Lompat ke isi utama
beberapa foto narasumber dan keterangan foto narasumber dalam seminara nasional alat bantu

Institut Inklusi Indonesia Menggelar Seminar Nasional Online

Solider.id, - Institut Inklusi Indonesia I3 akan menggelar seminar nasional online dengan tema, ‘Alat Bantu: Urgensi serta peran penting pemerintah daerah dalam pemenuhannya bagi penyandang Disabilitas.’ Kegiatan tersebut akan digelar secara virtual pada Rabu. 19 Agustus 2020, pukul: 13.00 hingga 16.00 WIB melalui zoom meeting dan live di youtube I3, dengan link pendaftaran di http://bit.ly/i3reg Menurut rencana dari pihak I3, seminar nasional tersebut akan menghadirkan banyak narasumber.

Narasumber terkait diantaranya:

Jonna Damanik, Direktur I3 yang akan mengupas Urgensi dan peluang peran partisipatif DPO atau OPD dalam pemenuhan alat bantu.

Wahyu Suharto SE, MPA, Kasubdit Sosial – SUPD III Ditjen Bina Bangda Kemendagri, yang akan membahas peran penting dan stategi pemerintah daerah dalam pemenuhan alat bantu.

DR. Eva Rahma Kasim, Direktur rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Kemensos, yang akan berbicara tentang dukungan dan tantangan pemenuhan alat bantu d tingkat daerah dan nasional.

Drg. Pembajun Setyaningastutie M. Kes, Kepala DinKes DIY, yang akan menupas tentang peranan dan tantangan pemenuhan alat bantu provinsi DIY.

I Nengah Latra, Direktur Puspadi Bali, yang akan membahas tentang bagaimana praktik baik dan tantangan layanan pemenuhan alat bantu di sisi provider nonprovit.

Dr. Yunia, Kepala DinKes Kabupaten Sukoharjo, yang akan bicara tentang peran dan tantangan layanan pemenuhan alat bantu di Kabupaten Sukoharjo.

Ir. Susanto Sudiro, M. Sc, Ph. D, vice president PT. MAK, yang akan membahas peluang dan potensi  penyediaan produk kursi roda adaptif loka.

Selain ketujuh narasumber tersebut juga pihak I3 sedang menungu konfirmasi kehadiran dari narasumber lain yaitu  Ketua Adinkes atau perwakilan Ditjen farmalkes Kemenses, yang akan menyampaikan tentang Disabilitas dan alat bantu dalam program kesehatan untuk mendukung SdM uggul 2025.

Poin Seminar

Dalam keterangan tertulis dari pihak I3, seminar nasional ini juga akan difasilitasi oleh Eka Prastama, yang merupakan tindak lanjut Scoping, ‘Assistive Technology Capacity Assessment atau (Penilaian kapasitas pemenuhan alat bantu) Indonesia,’ yang dilakukan oleh Clinton Health Access Initiative (CHAI) yang diseminarinya telah dilakukan pada rakor Kemenko PMK pada 11 Juni 2020 lalu.

Seminar nasional ini juga merupakan langkah tindak lanjut atas laporan asesmen cepat dampak covid-19 bagi masyarakat difabel, oleh jaringan DPOs respon covid-19 di Indonesia,  juga mengangkat situasi layanan alat bantu di era covid-19.

Rekomendasi spesifik tentang alat bantu mendorong berkelanjutan ketersediaan alat bantu atau assistive technology (AT) yang tepat berbasis fungsional dengan kemudahan penggunaan untuk masyarakat difabel memberikan kontribusi yang signifikan mengatasi berbagai dampak covid-19. Seperti dampak diri dan sosial, dampak ekonomi, dampak pendidikan. Oleh pemerintah daerah dengan dukungan lintas kementerian atau lembaga, pihak swasta, organisasi nirlaba lokal, maupun mitra pembangunan bekerjasama dengan OPD atau organisasi penyandang disabilitas di tingkat lokal hingga nasional.[]  

 

Reporter: Srikandi Syamsi

Editor    : Ajiwan Arief

The subscriber's email address.