Lompat ke isi utama

Webinar Peluang Ekonomi Berbasis Digital bagi Difabel

Solider.id - Sebagai rasa apresiasi terhadap teman-teman difabel, Bintari Foundation membuat sebuah webinar yang bertemakan “Ekonomi Kreatif dan Optimalisasi Pladform Untuk Disabilitas”. Tema tersebut diambil  karena di era yang sudah serba digital ini hampir tak ada orang yang tidak mengenal gadget  (perangkat canggih) termasuk difabel baik untuk sekedar bersosial media ataupun berbisnis secara online.

Webinar ini juga merupakan acara pertama dari Bintari Foundation yang secara langsung melibatkan teman-teman difabel, hal tersebut di utarakan oleh Aisyah Ardhani yang juga menjadi moderator dalam acara webinar, “acara dengan teman-teman disabilitas ini memang sebelumnya belum pernah kami selenggarakan jadi acara webinar kali ini menjadi pengalaman pertama untuk kami bersama teman-teman disabilitas”. Webinar ini menghadirkan 5 orang pemateri dari latar belakang yang berbeda-beda serta mempunyai pengalaman-pengalaman unik di dalam perjalanan kreatifitasnya. Salah satu dari mereka adalah Paulus Ganesha Aryo Prakoso seorang difabel dengan hambatan pendengaran yang merupakan founder dari pladform KamiBijak. KamiBijak sendiri ialah singkatan dari kami berbahasa isyarat jakarta yang di dirikan oleh paul berangkat dari keinginannya untuk menghadirkan sebuah pladform yang ramah bagi Tuli. KamiBijak adalah sebuah pladform yang menyajikan segala informasi melalui video dan teks, hal tersebut bertujuan agar segala informasi yang disajikan dapat diakses oleh semua orang termasuk teman-teman difabel dengan hamatan pendengaran.

Menurut Paul, banyak pladform digital selama ini yang masih belum ramah bagi difabel termasuk televisi. Meski saat ini beberapa stasiiun televisi sudah mulai menyediakan bahasa isyarat, namun hal itu masih pada ruang yang sangat kecil. Tentu saja hal tersebut belumlah dapat maksimal mengakomodasi teman-teman tuli “maka dari itu KamiBijak muncul untuk mengatasi permasalahan tersebut” kata paul yang tersambung melalui media zoom dengan dipandu oleh juru bahasa isyarat.

Hadirnya pladform KamiBijak.com harapannya bisa membantu teman-teamn difabel untuk mendapatkan wawasan dan ilmu yang bermanfaat. Semua informasi disediakan dalam bahasa isyarat yang ditayangkan secara online. KamiBijak.com sudah mengadakan soft launching pada 19 September 2018 lalu, dan sebenarnya KamiBijak.com juga telah diperkenalkan pada acara Hari Bahasa Isyarat Internasional 2018 yang lalu di Gedung Kementerian Komunikasi dan Informatika mulai dari tanggal 22 – 23 Oktober 2018.

Selain memberi akses informasi yang mudah bagi teman-teman difabel dengan hambatan pendengaran, KamiBijak juga ingin memberikan peluang lapangan pekerjaan untuk teman-teman difabel. Hal tersebut dapat dilihat dari tim KamiBijak.com seperti presenter, videografer, hingga content creatornya pun adalah orang-orang dengan hambatan pendengaran. Paul juga mengatakan bawasanya ia sangat ingin untuk semudah mungkin dapat memberikan akses informasi  dan motivasi kepada teman difabel agar sama-sama bisa berkembang. “Saat ini saya mencoba membantu teman-teman tuli agar bisa mengakses informasi secara mudah, KamiBijak memang belum terlalu luas tersebar tetapi saya telah berusaha untuk bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan, agar orang dengar dan orang tuli serta teman disabilitas lainnya bisa setara dan sama-sama maju” ujar paul kembali.

Paul juga mengajak untuk siapapun yang ingin belajar bahasa isyarat bisa mengunjungi instagram KamiBijak di @kamibijakID, atau juga bisa kunjungi channel yutube-nya di KamiBijak. Mari kita bisa saling mendukung teman-teman disabilitas dalam karya dan kreatifitasnya.

 

Reporter: Harisandy

Editor : Ajiwan Arief

The subscriber's email address.