Lompat ke isi utama
difabel berkumpul di Aceh

Hadirkan Tokoh Masyarakat, Difabel Desa Dorong Kebijakan dan Keberpihakan

Solider.id, Banda Aceh – Sebanyak 50 orang difabel dari beragam jenis  berkumpul di sekretariat Children and Youth Disabilities for Change (CYDC) untuk belajar mengakdovkasi kebijakan di desa masing-masing.  

selama ini, kebijakan yang hadir di tingkat desa masih belum berpihak kepada difabel. Kebutuhan difabel masih belum menjadi isu prioritas karena difabel masih dianggap kaum minoritas sehingga keberadaannya masih sering terabaikan.

Tentu saja ini menjadi perhatian CYDC dalam melihat perkembangan pembangunan di tingkat desa melalui anggrana desa yang setiap tahun diterima. Namun anggaran desa yang ada masih minim sekali yang menyentuh isu difabel. Dalam kata sambutannya, Direktur CYDC mengatakan bahwa, “CYDC sudah melakukan programnya di Aceh sejak tahun 2019. Adapun program yang kami lakukan menyasar langsung pemuda difabel usia produktif dalam program pemberdayaan ekonomi. Pada kesempatan ini, kami kembali melakukan kegiatan membagikan paket untuk membantu kesulitan difabel dimasa pandemi, mengingat masih seringnya difabel tertinggal dalam program-program yang dirancang oleh pemerintah,” ungkapnya.

Dengan berlangsungnya kegiatan ini, CYDC juga meminta kepada difabel yang hadir untuk melakukan hal yang sama, yaitu mengadvokasi pemerintah di desanya masing-masing. Pemerintah tidak akan tahu keberadaan difabel jika difabel tidak pernah hadir untuk menyampaikan hak-hak. 

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh pejabat setempat seperti  Geuchik Gampong Lamteumen Timur,  Taswin Supandi dan Kepala Dusun Seroja Gampong Lamteumen Timur,  Fahrihas Novi. Penyelenggara berharap dengan hadirnya dua tokoh masyarakat tersebut dapat mengubah beberapa peraturan/kebijakan ditingkat desa agar dapat berpihak kepada difabel.

“Terima kasih saya ucapkan kepada organisasi disabilitas yang telah mengundang saya untuk menghadiri kegiatan ini. Saya selaku Geuchik Gampong Lamteumen Timur sangat senang dapat berjumpa dengan penyandang disabilitas hari ini. Kegiatan ini sangat membantu penyandang disabilitas yang membutuhkan. Tidak ada yang dapat saya ucapkan selain rasa bangga. Saya juga merasa bahagia karena Gampong Lamteumen Timur menjadi tempat berlangsungnya acara ini,” kata  Taswin Supandi selaku Guchik Gampong Lamteumen Timur, pada saat membuka acara.

Tema kegiatan ini adalah “Berbagi Rejeki di Bulan Suci”. Dengan hadirnya kegiatan ini,diharapkan dapat memberikan ide-ide baru dalam pembangunan dan pemberdayaan di desa. Tentu saja perubahan yang diharapkan bukannya sebatas pemberian bantuan. Pemberdayaan, penglibatan dan diikutsertakannya difabel dalam perencanaan, pelaksaan, monitoring dan evaluasi pembangunan desa di Kota Banda Aceh khususnya Gampong Lamteumen Timur sangat diharapkan “No One Leave Behind”.

 

Penuli: Erlina Marlinda

Editor   : Ajiwan Arief

 

The subscriber's email address.