Lompat ke isi utama
 Sumber potho dari Miftahul Jannah

Lelang Baju Judo Bernilai Sejarah di Ajang Asian Para Games Untuk Berdonasi Lawan Covid-19

Solider.id, Bandung – Pandemi covid-19 yang masih memuncak, membuka kesempatan kepada semua pihak untuk turut berpartisipasi meringankan beban negara. Dukungan moril dan materil dilakukan oleh masyarakat dengan penuh kesadaran. Begitu juga yang dilakukan oleh masyarakat difabel di tanah air. Mereka ada yang membantu dengan mematuhi aturan pemerintah, ada yang memproduksi alat pelindung diri, membantu melakukan bakti sosial penyemprotan disinfektan, ada pula yang turut berdonasi dalam bentuk lain.

Salah satu hal yang unik dilakukan oleh seorang atlet Blind Judo nasional Miftahul Jannah asal Aceh. Miftahul Jannah, namanya sempat viral saat mewakili Indonesia dari kontingen Jawa Barat di ajang Asian Para Games 2018 yang digelar di Jakarta. Dirinya dinyatakan tidak boleh lanjut bertanding di atas matras Judo dan di diskualifikasi karena aturan hijab. Baju ‘Dogi’ yang pernah dikenakannya pun memiliki nilai sejarah tersendiri dikalangan atlet Judo Indonesia.

Pandemi covid-19 masih dinyatakan sebagai bencana nasional oleh pemerintah, Miftahul Jannah melakukan lelang baju Judonya untuk didonasikan kepada negara. Melalui tulisannya ia menyampaikan maksud berdonasinya dengan cara yang tidak biasa.

Isi surat Miftahul Jannah

Assalamu’alaikum Wr Wb

Kepada: Bapak / Ibu,

Saya Miftahul Jannah. Sehubungan dengan Pandemik Covid-19. Dengan ini saya berniat untuk membantu saudara-saudara dan Pejuang Garda Depan, Tim Medis.

Dengan ini saya bermaksud ingin melelang Baju kesayangan saya, yang saya pakai saat mengikuti tanding Judo di Asian Para Games. Baju ini saya lelang dengan harga dimulai Rp 3.000.000.

Lelang ini dimulai dari 17 April 2020 hingga 22 April 2020.

Bagi yang berminat silahkan hubungi CP dibawah ini:

WA: 082165652871. IG: miftahul_judo

Besar harapan saya bapak serta ibu sekalian bisa ikut berpartisipasi dalam lelang amal ini. Semoga kesehatan dan keselamatan selalu menyertai kita. Terima kasih.

Wassalam

Miftahul Jannah.

Keterangan tersebut disampaikannya dalam surat terbuka yang ditujukan kepada awak media, untuk membantu mempublikasikan niatnya.

“Saya juga sudah meminta izin kepada pelatih Jawa Barat dan pendamping dari Aceh terkait hal ini,” kata Miftah.

Diakui diri Miftah, baju Dogi tersebut memang memiliki sejarah suka duka dalam perjalannya sebagai atlet Judo Indonesia. Kali ini dirinya merelakan melelang baju tersebut untuk ikut berpartisipasi membantu negera guna meringankan kondisi pandemi covid-19.

“Hasil lelangnya akan diserahkan seluruhnya untuk donasi covid-19,” tutur Miftah.

Alasan lain yang membuat dirinya melelang baju Doginya tersebut adalah, karena baju tersebut juga tidak akan bisa digunakan lagi untuk berlaga di atas matras Judo. Miftahul Jannah tidak bisa bertanding di cabang olah raga Judo kembali, sebuhungan dengan adanya peraturan yang berbenturan dengan hijab.

Kendati demikian, gadis multitalenta ini tetap berbesar hati. Bukan hanya olah raga fisik seperti Judo saja yang dikuasainya. Saat ini Miftahul Jannah tetap bergelut di bidang olah raga dengan beralih pada cabang olah raga otak yaitu catur.

Banyak cara yang bisa dilakukan masyarakat difabel di masa pandemi covid-19 ini untuk membantu pemerintahnya. Kondisi tersebut menjadi sebuah pembuktian tersendiri kepada masyarakat luas, mereka yang disebut masyarakat difabel mampu memenuhi kewajibannya sebagai warga negara yang baik. Turut berpartisipasi dan mengulurkan sumbangsihnya saat negara membutuhkannya.

Maka saat mereka meneriakan, memperjuangkan hak-hak dasarnya yang masih belum dapat terpenuhi secara maksimal oleh negara, bukan bertanda mereka menuntut, terlebih memaksa. Mereka hanya sedang berupaya dan berusaha memperoleh kesamaan, kesetaraan, dan keadilan dalam pemenuhan haknya sebagai warga negara.  

 

Reporter: Srikandi Syamsi

Editor      : Ajiwan Arief

The subscriber's email address.