Lompat ke isi utama
suasana sosiaalisasi Covid - 19

Sosialisasi COVID-19 Pada Relawan Pendamping Komunitas

Solider.id, Surakarta - 20 orang relawan yang datang dari berbagai komunitas rentan seperti Alzeimer Indonesia (ALZI), orangtua dari anak berkebutuhan khusus, difabel, perempuan dan rentan miskin kota serta LSM hadir dalam sosialisasi COVID-19 bertajuk peran serta masyarakat dalam pengendalian dan pencegahan COVID-19. Sosialisasi diselenggarakan oleh RSJD dr. Arif Zainudin Surakarta di Aula Indraloka, Selasa (31/3) dengan menghadirkan narasumber dari pihak rumah sakit, dr. Hendra Gunawan, Sp.Pd dan dr. Niken Budi, Sp.KFR. Tujuan sosialisasi menurut penuturan dr. Maria Rini Indriarti, Sp.KJ (psikiater) adalah membekali relawan dalam pengetahuan tentang COVID-19 dan bagaimana relawan memiliki pengetahuan atas pengendalian wabah virus ini ketika mereka bekerja di komunitas dan masyarakat.

Dr. Hendra Gunawan, Sp. Pd dalam paparan situasi COVID-19 di Indonesia saat ini masyarakat yang terkena adalah orang sehat, orang yang memiliki kontak erat dengan orang positif COVID-19 tanpa gejala (OTG), orang kontak dengan positif COVID-19 dengan gejala ringan (PDP1), orang dengan keluhan Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA) tanpa pneumonia test menunjuk positif COVID-19 (PDP1/PDP2), orang gejala pneumonia COVID-19, meninggal. Hendra Gunawan menambahkan bahwa pada umumnya gejala klinis tampak di hari ke-2 hingga 14.

Bagaimana COVID -19 menular? World Health Organization (WHO) menyebut penularannya dari manusia ke manusia melalui droplet, yakni lewat saluran pernafasan orang yang terjangkit yang menempel di permukaan dan masuk ke tubuh saat tangan menyentuh wajah. Penularan melalui droplet oarng yang terinfeksi saat batuk, bersin atau bicara orang yang terinfeksi pada jarak kurang dari 1 meter, kontak langsung dengan orang terinfeksi, melalui udara jika ada tindakan medis yang menghasilkan aerosol  https://www.who.int/news-room/commentaries/detail/modes-of-transmission-of-virus-causing-covid-19-implications-for-ipc-precaution-recommendations

Diagnosis harus ditemukan adanya virus pada tubuh dengan berbagai sediaan dengan metode Reserve Transcriptase PCR (RT-PCR) dan sediaan yang diambil dari dahak, swab orofaring dan nasofaring serta darah. Terkait rapid test, merupakan tes alternatif yang digunakan pada keterbatasan test diagnosis RT-PCR. Dari rapid test, jika hasil negatif maka dianjurkan pemeriksaan ulangan pada hari ke-10, bila menjadi positif maka lanjutkan sesuai hasil pemeriksaan positif. Dan jika hasilnya postif, maka lakukan karantina diri dan physical distancing dan lakukan pengambilan spesimen 2 kali selama 2 hari berturutan untuk pemeriksaan RT-PCR.

Apakah COVID-19 Bisa Dicegah?

Hingga saat ini, belum ada vaksin yang digunakan untuk mencegah virus COVID-19. Sehingga pencegahan terbaik adalah mengindari diri sendiri agar tidak terinfeksi virus COVID-19. Rekomendasi yang dapat dilakukan adalah : hindari kontak erat dengan pasien yang sedang sakit, hindari menyentuh mulut, hodung, mata setelah menyentuh sesuatu sebelum mencuci tangan, istirahat di rumah bila sedang sakit, bila batuk lakukan etika dengan menutup mulut dengan tisu atau baju atau siku dalam dan segera buang tisu di tempat sampah, bersihkan barang yang dipakai bersama secara berkala, bila memiliki gejala COVID-19 maka pakailah masker untuk mencegah penularan tersebut ke orang lain, cuci tangan dengan sabun dan air mengalir minimal 40-60 detik setelah dari kamar mandi, sebelum makan, setelah bersin, batuk, maupun membersihkan lendir dari hidung, bila tidak ada sabun maka menggunakan hand sanitizer dengan kadar alkohol 60%.

Bagaimana jika terpaksa bepergian ke area publik? Menurut dr. Niken Budi, Sp. KFR adalah dengan menjaga jarak dengan orang sekitar 1 meter, memakai masker, usahakan tidak menggunakan transportasi umum, jangan menyentuh wajah sampai tangan benar benar-benar bersih, ketika sampai rumah jangan sentuh apapun, buka sepatu sebelum masuk rumah, buka pakaian dan segera masukkan keranjang cucian, taruh tas, dompet ke kotak di pintu masuk, segera mandi dan bersihkan semua kulit yang terpapar udara luar, bersihkan barang-barang yang Anda bawa dari luar dengan disinfektan.

 

Reporter: Puji Astuti

Editor   : Ajiwan Arief

 

The subscriber's email address.