Lompat ke isi utama
logo LIDI PB

Difabel Pati Harapkan Pembentukan LIDI

Solider.id, Pati - Gerakan Untuk Kesetaraan Difabel (Garda) berharap Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati membentuk Unit Layanan Inklusif Disabilitas Penanggulangan Bencana (LIDI PB).  LIDI PB merupakan upaya memperkuat kelembagaan BPBD Provinsi Jawa Tengah dalam memberikan pelayanan pemenuhan hak dan peran penyandang disabilitas dan organisasinya serta memberikan pelayanan ke pihak dan lembaga lain baik pemerintah maupun non pemerintah dalam rangka mendukung pelaksanaan program dan kegiatan yang inklusif disabilitas. Unit LIDI PB juga merupakan mandat dari Undang-Undang No 8 Tahun 2016, Peraturan Kepala BNPB Nomor 14 Tahun 2014, Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 11 Tahun 2014, dan Peraturan Gubernur Provinsi Jawa Tengah Nomor 11 Tahun 2017.

Ketua BPBD Pati, Budi Prasetya mengaku belum mengetahui tentang adanya LIDI karena baru menjabat. "Karena saya baru menjabat menjadi kepala BPBD Pati, jadi saya belum mengetahui tentang LIDI ini, jikalau ini diperlukan maka kita akan memasukkannya ke dalam program kerja kita di tahun 2020 ini." Kata Budi.

Edi Kiswanto, salah satu pengurus Garda mengungkapkan bahwa LIDI PB di Pati harus segera di bentuk mengingat Pati termasuk kota rawan bencana.

"Dengan adanya LIDI PB di harapkan bisa memberikan pemahaman tindakan preventif kepada teman-teman difabel sebelum terjadinya bencana misal dengan melakukan pelatihan kebencanaan, dan ini juga merupakan tanggung jawab pemerintah agar teman-teman yang rentan merasa di perhatikan seperti yang lainnya". Ungkap Edi saat diwawancarai melalui gawai, Rabu (22/01).

Para difabel dan kelompok rentan lainnya juga perlu dibekali tentang kebencanaan agar bisa bersikap ketika terjadi bencana, setidaknya dapat mengatasi dirinya sendiri.

"Untuk itu, teman-teman difabel harus dilibatkan dalam penyusunan program ini, karena mereka bukan obyek tapi sebagai subyek. Keterlibatan difabel dalam penyusunan program akan memberikan banyak masukan untuk LIDI PB dalam perencanaan ke depan seperti apa, harus bagaimana , agar LIDI PB bisa melaksanakan program yang tepat sasaran". Pungkasnya.

Ia juga mengapresiasi atas maksud baik BPBD Pati untuk memasukkan pembentukan LIDI PB ini dalam program kerja mereka.

Kepala LIDI PB provinsi Jawa Tengah, Edi Supriyanto berharap semua daerah ada LIDi, sebagai wadah pengorganisasian difabel dan peningkatan kapasitas difabel serta sosialisasi tentang penanggulangan bencana inklusif.

"Dengan LIDi, difabel bisa terlibat dan dilibatkan di kegiatan penanggulangan bencana sejak awal". Tutur Edy.

Selaras dengan Edi, Misbahul Arifin selaku Kepala LIDI Surakarta juga berharap semua daerah ada LIDi PB.

"LIDI di Surakarta terbentuk tanggal 8 Agustus 2018, dan saya harap di daerah-daerah terbentuk LIDI, karena selain tupoksinya, LIDI juga bisa menghapus stigma masyarakat terhadap difabel karena difabel bisa mengetahui dan memahami minimal cara mengevakuasi diri sendiri, serta bisa memberikan bantuan kepada orang lain". Tukas Misbah.

Ia mengungkapkan sebelum ada LIDi, kebutuhan akan penanggulangan bencana, pelatihan, evakuasi, rehabilitasi khususnya bagi difabel belum terakomodasi dengan baik.

"Dulu ada saat pengevakuasian bencana banjir disini, beberapa difabel dievakuasi tanpa membawa alat bantu ya, seperti daksa alat bantu kruk nya ditinggal di rumah, difabel netra alat bantu tongkat nya juga ditinggal di rumah, lalu saat di kamp pengungsian mereka menggantungkan orang lain untuk bermobilisasi, jadi ini perlu edukasi agar hal-hal seperti itu tak terulang lagi, Harus ada wadah pelatihannya yaitu di LIDI itu." Ucap Misbah.

 

Reporter   : Oby Achmat

Editor       :  Ajiwan Arief

The subscriber's email address.