Lompat ke isi utama
Cover Buku Tutu Pasi Bisa

Buku Tutu Pasti Bisa: Dongeng Melalui Bahasa Isyarat

Solider.id- Tidak semua Tuli paham pada teks kalimat yang ditulis di sebuah buku. Namun ada satu buku bergenre komik bahasa isyarat yang baru-baru ini diluncurkan. Buku tersebut berjudul Tutu Pasti Bisa! untuk pembaca Tuli.

Dilansir dari The Deaf Society, bagi Tuli, mata dapat melihat banyak hal dengan visual melalui sebuah tanda. Ketika berkomunikasi Tuli biasanya melihat wajah satu sama lain ketika mereka hendak menandai daripada melihat tangan. Meski terkadang, jika mendapati kata asing, mereka akan menggunakan isyarat dengan tangan.

Tanda-tanda kosa isyarat yang dicatat dalam kamus bahasa isyarat Australia, menunjukkan bahwa lebih dari 76 persen dari perkumpulan kosa isyarat ini dibuat di daerah kepal, wajah, leher di mana visual tanda lebih tampak keragaman bagian yang dapat dibedakan, mulai dari bibir, dagu, mulut, hidung, rahang, pelipis, mata dan lainnya yang menyediakan pembentukan tanda.

Tanda-tanda yang terletak di bagian tubuh selain di atas, lebih cenderung menggunakan dua tangan daripada satu tangan. Tanda-tanda yang terletak di kepala, wajah, dan leher lebih cenderung satu tangan daripada dua tangan. Hal ini menunjukkan betapa mudahnya tanda-tanda untuk dilihat ketika mempertahankan kontak mata dan gestur tangan bertemu dengan lawan bicaranya. Dan itulah yang coba diaplikasikan dalam buku Tutu Pasti Bisa!

Buku ini menyajikan bahasa isyarat bagi Tuli dan Dengar yang ingin tahu tentang bahasa isyarat. Diorganisasikan ke dalam satu buku yang mencakup satu cerita dengan lima tokoh yang berkomunikasi menggunakan bahasa isyarat. Buku ini dimulai dengan ikhtisar tentang kisah menarik bahasa isyarat untuk bahan edukasi anak-anak kecil.

Teks ini kemudian mengeksplorasi tata bahasa isyarat dan membahas kisah cerita bahasa isyarat bisindo yang diperagakan oleh tokoh-tokohnya. Cerita tersebut memvisualisasikan gambar berwarna dan tata bahasa bahasa isyarat, dan perbedaannya dengan buku-buku dipenuhi banyak kata per kata. Buku ini juga membahas bahasa isyarat dari sudut pandang sosial dan sikap pergaulan.

Di dalam bab terakhir buku, membahas implikasi hasil pemahaman salah satu tokoh Tuli dari penggunaan bahasa isyarat. Buku ini adalah sumber yang berharga bagi ahli bahasa dan para pembaca Tuli. Minoritas bahasa isyarat khusus Tuli masih dipandang tidak memberikan manfaat untuk pengembangan bahasa bagi Tuli. Tetapi sekarang para peneliti menemukan bahwa Bahasa Isyarat dapat mengembangkan kemampuan berbahasa dan literasi isyarat.

Buku yan berjudul Tutu pasti bisa! dengan latar belakang salah satu tokoh Tuli dalam perjalanan cerita. Di buku tersebut tokoh Tutu berperan sebagai difabel Tuli. Meski Tuli, dia tetap berkomunikasi dengan isyarat jenis bisindo yang sudah dikenal di pergaulan Tuli.

Mulailah hari-hari Tutu dengan bahasa komunikasi Isyarat, dengan adaptasi yang dirasa melalui gambar. Buku tersebut menunjukan bagaimana etika komunikasi dengan Tuli terhadap oragtua menggunakan bahasa isyarat.

Saya mengira buku ini akan sama dengan buku umum seperti novel, ada plot, sedikit flash back dan ternyata benar. Selain itu, ide yang melibatkan isyarat menjadi awal cerita bagi illustrator di keseluruhan jalan cerita. Dimulai dari plot dan cerita, menurut saya buku ini dapat menjadi bahan perenungan yang mendorong sikap inklusif.

Buku Tutu pasti bisa memberi pelajaran pada kita bahwa komunikasi bahasa isyarat bagi Tuli akan berguna untuk masa depan orang tua dengan dan anak Tuli. Di dalam buku, terdapat banyak pesan bagus untuk dipahami dan dilakukan. Dan penting tentunya untuk diingat bahwa siapa pun, kapan, dimana, seseorang berpotensi untuk menjadi seorang difabel Tuli.

Buku ini ditulis oleh kedua penulis bernama Rizka, Gadis dan Fikri, salah satu illustrator Tuli yang mendorong kita untuk memahami hak komunikasi Tuli bisa berbahasa isyarat dimanapun.

Harapan Editor serta Psikolog bernama Unita Rahajeng, seperti dilansir buku ini untuk masyarakat dengar, bahwa buku ini dapat membuka pintu jembatan komunikasi antara masyarakat dengar. Sekaligus menumbuhkan sikap inklusi pada kepribadian masyarakat di Indonesia.[]

 

 

Judul Buku : TUTU PASTI  BISA!

Genre : Cerita berwarna, Dongeng

Penulis : Rizka Lizhardy dan Gadis Pratiwi

Editor : Unita Werdi Rahajeng

Illustrator : Fikri Muhandis (Tuli)

Penerbit : Nulisbuku.com

Halaman : 28

Peresensi Buku  : Dina Amalia Fahima

The subscriber's email address.