Lompat ke isi utama
Ramp di alun-alun Pati

Aksesibilitas Alun-alun Pati Belum Menyentuh Kebutuhan Difabel

Solider.id, Pati- Revitalisasi alun-alun Pati telah selesai dan diresmikan Bupati Pati, Haryanto pada hari Sabtu (30/11). Menilik tentang aksesibilitas, ternyata alun-alun Pati belum ramah terhadap difabel. Beberapa aksesibilitas sudah terpasang pada alun-alun Pati, seperti guiding block dan ramp, tetapi beberapa difabel masih mengeluhkan tentang aksesibilitas tersebut.

Dimas Rifa Abdillah, seorang difabel daksa mengutarakan belum ramahnya aksesibilitas untuk difabel. Menurutnya pegangan atau handrailnya  di ramp yang dibutuhkannya. “Dan ramp tersebut hanya satu akses saja,” ucap Dimas.

Semua masyarakat mempunyai hak untuk menggunakan fasilitas umum tak terkecuali difabel. Dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Jawa Tengah nomor 11 tahun 2017 pada pasal 76 (1) menyatakan:

Setiap penyandang disabilitas berhak atas penyediaan aksesibilitas dalam pemanfaatan dan penggunaan sarana dan prasarana umum.

Seorang aktivis difabel di Pati dan ketua dari Gerakan untuk Kesetaraan Difabel (Garda), Widiyanto menjelaskan kurangnya pemerintah dalam melibatkan difabel menjadi pemicu dalam permasalahan ini.

"Seharusnya pemerintah mengikut sertakan difabel dalam pemenuhan aksesibilitasnya, karena yang tahu dan mengerti akan kebutuhannya yakni difabel itu sendiri, sebab sebelum digunakan, difabel bisa mengassesment terlebih dahulu,” ujar Widiyanto.

Selaras dengan ketua Garda, Suratno ketua PPDI juga memberikan kritik terhadap aksesibilitas alun-alun Pati.  "Seharusnya bidang miring di alun-alun itu ada pegangannya, karena itu sangat penting untuk kita, dan juga bidang miringnya jangan hanya di sebelah barat saja,” pungkasnya.

Suratno juga menyayangkan pemerintah Kabupaten Pati tidak mengundang para difabel untuk melakukan uji coba kelayakan pada sarana di alun-alun Pati.

Bupati Pati, Haryanto menjelaskan untuk merawat bersama karena dana dari rakyat dan dikembalikan untuk kepentingan masyarakat. "Anggaran yang disediakan cukup besar, namun pada saat lelang kalau tidak salah 8 miliar lebih yang jatuh pada rekanan, jadi saya sampaikan kepada masyarakat untuk dirawat bersama,” katanya.[]

 

Reporter: Oby Achmad

Editor: Robandi

 

The subscriber's email address.