Lompat ke isi utama
Perayaan HDI di Bali

Wujud Eksistensi Difabel dan Awal Menuju Inklusifitas, Pertuni Badung adakan Perayaan HDI

solider.id, Bali -  Dewan Pimpinan Cabang Pertuni (Persatuan Tunanetra Indonesia) Kabupaten Badung mengadakan perayaan HDI (hari disabilitas internasional) yang bertempat di wantilan DPRD Badung Jl. Sempidi No 43 Menguwi Badung (27/11).

 Pada acara tersebut hadir wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa yang menyampaikan sambutan  bahwa peringatan Hari Disabilitas Internasional merupakan alarem bagi kita semua akan eksistensi difabel. “pemerintah khususnya Kabupaten Badung tidak bisa sendiri dalam mewujudkan masyarakat yang inklusif. Perlu kerjasama yang baik serta berkesinambungan dengan semua pihak yang  baik itu swasta, organisasi disabilitas maupun lainnya untuk mengembangkan potensi diri difabel agar dapat berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat dan keluarga.”

Pada perayaan tersebut dipentaskan musik tradisional Bali (gambelan) yang dimainkan oleh difabel netra dari Pertuni Badung, dan yang tidak kalah menariknya dipentaskan teater oleh difabel netra dari Kostra (Komunitas Teratai).

Teater yang dipentaskan adalah monolog dengan judul “Racun Tembakau” oleh Ida Bagus Surya Manuaba. Menurutnya bermain teater merupakan suatu tantangan yang menarik untuk dilakukan. “melalui teater saya ingin menginformasikan pada masyarakat bahwa tunanetra itu tidak hanya pijat dan musik. Kami juga bisa berseni lewat teater!” ujar mahasiswa hukum di IHDN tersebut.

Butuh usaha yang keras dan ekstra bagi difabel netra dalam bermain teater. “jika orang melihat lupa teks bisa melirik naskah saat latihan, mobilitas baik, menguasai panggung dengan mudah, tidak halnya bagi kami difabel netra. kami harus betul-betul hafal teks. Selain itu kami juga harus meghafal tempat dan menyelaraskan gestur tubuh kami agar terlihat indah saat bermain. Bisa dibayangkan kan?” terangnya pada solider saat ditemui usai pementasan. Difabel sesungguhnya dapat melakukan aktivitas apapun asal diberi kesempatan serta butuh modifikasi sehingga  dapat mengaktualisasikan diri. “kedepan, kami akan mementaskan teater lagi yang lebih spektakuler lagi” terangnya menutup wawancara.

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah setampat juga menyerahkan bantuan berupa alat bantu bagi difabel yang ada di Kabupaten Badung seperti kursi roda, alat bantu dengar, kaki palsu dan trypot. Selain itu Puspadi Bali juga menyerahkan alat bantu disabilitas berupa kursi roda adaptif, kaki palsu serta 300 paket pemberian makanan tambahan.

 

Reporter: Ayu Wandari

Editor    : Ajiwan Arief

The subscriber's email address.