Lompat ke isi utama
Hestina Bersama K-Popers Difabel

Ketika K-Popers Difabel Nonton Konser Boy Band Korea

Solider.id, Jakarta – menonton konser artis idola adalah dambaan bagi warga millenials kekinian. Mereka rela merogoh kocek demi menonton secara langsung artis kesayangan. Indonesia merupakan negara yang sering didatangi oleh beberapa artis luar negeri, termasuk artis asal negeri gingseng Korea Selatan. kegemaran ini tak lepas dari minat difabel dalam menyaksikan secara langsung artis kesayangan mereka. Namun bagaimana aksesibilitas konser Boy band Korea yang diselenggarakan selama ini?

Ooh la la la nareul heorakaejwoyo Ooh la la la neoui sangsang sogeuro

annyeonghaseyo chingu ya. Buat penggemar K-pop pasti familiar sama lirik lagu itu, Yaa grup boy band asal Korea Selatan EXO mengadakan konser “The Exploration”  di Indonesia, setelah konser mereka di Jakarta 2016 yang lalu. Konser ini diadakan di Indonesia Convention Exhibition BSD (Bumi Serpong Damai) Tangerang (23/11). Boy band ini datang membawa 6 membernya yang terdiri dari Suho, Chen, Kai, Sehun, Baekhyun, dan juga Chanyeol.

Membawakan lebih dari 15 lagu EXO, berhasil membuat decak kagum penonton dengan penampilannya, konser ini berlangsung selama 2.5 jam berhasil memukau para penonton yang telah menanti kehadiran mereka sejak 3 tahun silam. Rasa rindu penggemar telah terbayar oleh penampilan  mereka. EXO mengatakan mereka sangat bahagia karena EXO-L (sebutan penggemar EXO) Indonesia berhasil menghafal lagu-lagu mereka, saat konser mereka juga mengatakan agar dapat konser di Indonesia selama 2 hari karena melihat antusias fans yang luar biasa

Yang menarik nih dikonser Exploration ini, promotor menyediakan service untuk teman teman difabel. Salah satunya adalah Irne yang memakai wheelchair. Untuk mendapatkan service ini Irne hanya perlu mengirimkan e-mail kepada pihak promotor beberapa hari sebelum konser dan juga membuat surat kondisi kesehatan di puskesmas. Saat hari H konser, Irne dan teman yang membutuhkan service khusus datang ke area help desk dan diarahkan menuju ruang tunggu yang memiliki akses khusus, ramah difabel dan tentunya aman.

Saat konser  berlangsung mereka mendapatkan tempat di dalam area standing yang dikhususkan untuk special service, untuk memberi keamanan dari penonton yang berdesakan, area tersebut diberi pembatas, dan juga untuk area difabel berada dekat  panggung. Menurut Irne untuk menonton anggota boyband  saat bernyanyi dan menari, Irne masih harus mendongakkan kepalanya  ke atas, karena memang area depan irne adalah area penonton dengan tiket festival (berdiri). Selain itu, ketinggian panggung sekitar 1.6 m, sehingga ruang jangkau penglihatan ke panggung terhalang oleh penggemar yang menonton dengan berdiri. Ia berharap agar   promotor menyediakan area kecil setinggi 40 cm sampai 50 cm khusus untuk penonton pengguna kursi roda agar meluaskan jangkauan melihat area panggung. Namun sejauh ini Irne mengapresiasi usaha promotor yang telah menyediakan fasilitas terbaik yang dimiliki dan juga crew yang ramah.

 

Reporter :  Hestina Fatmasari

Editor     : Ajiwan Arief

The subscriber's email address.