Lompat ke isi utama
pelatihan soft skill di Bali

Pelatihan Soft Skill bagi Netra, Bekal Menuju Dunia Kerja

 

Solider.id, Denpasar – Sebanyak Dua puluh orang difabel netra di Bali  Ikuti pelatihan pra employment di hotel Nirmala Jl. Mahendradatta No. 81 Padang Sambian Denpasar. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari yakni dari tanggal 28 Oktober hingga 31 Oktober 2019. Acara ini diselenggarakan oleh DPP Pertuni (Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Tunanetra Indonesia) yang bekerjasama dengan DPD (Dewan Pimpinan Daerah) Pertuni Bali.

Menurut Aria Endrawati selaku ketua DPP Pertuni mengatakan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk mempersiapkan difabel netra untuk mencari kerja usai mengenyam bangku pendidikan. “di sini mereka dilatih untuk mengenal diri sendiri. Mengenal kelemahan serta kelebihan yang dimiliki. Selain itu juga ada simulasi interview kerja untuk yang mahasiswa dan interview beasiswa bagi yang SMA untuk melanjutkan pendidikan.” Ujar Aria Endrawati yang juga selaku kepala humas di Yayasan Mitra Netra Jakarta itu.

Pelatihan soft skill Pra Employment  ini sudah tujuh kali diadakan oleh DPP Pertuni di tiap provinsi di Indonesia. Kegiatan ini didukung oleh Nipon Fundation asal Jepang.

 “saya berharap bisa mengadakan pelatihan semacam ini di seluruh provinsi di Indonesia, agar seluruh tuna netra di Indonesia memiliki rasa percaya diri saat terjun ke masyarakat nanti.” Terang ketua DPP Pertuni itu yang juga seorang difabel low Vision.

kegiatan yang berlangsung selama empat hari ini dikemas dengan inovatif oleh pemateri  Alabanyo Brebahama seorang psikolog asal Jakarta yang juga seorang difabel netra. Menurut pemateri yang akrab dipanggil kak Banyo oleh peserta mengatakan bahwa pelatihan ini tidak menggunakan metode ceramah saja melainkan take action. “saya tidak menyuruh mereka hanya duduk diam saja dan mendengarkan ceramah lalu membuat tugas. Saya kemas kegiatan ini dengan membentuk kelompok, kemudian membuat game yang menuntut mereka untuk bisa bekerjasama dalam menghadapi tantangan serta simulasi-simulasi yang dapat membangunkan rasa percaya diri mereka. Dengan demikian mereka akan melihat sisi positif yang mereka miliki.” Terang dosen psikologi di Universitas Yarsi tersebut.

Para peserta tampak antusias dalam mengikuti tiap rangkaian materi yang diberikan.  Menurut Ida Bagus Surya seorang mahasiswa jurusan hukum di IHDN Denpasar mengatakan bahwa pelatihan soft skill ini sangat bagus dan bermanfaat . “dengan mengikuti pelatihan ini saya jadi memiliki pengalaman yang sangat berharga. Saya belajar untuk mengenal diri saya sendiri, ternyata saya memiliki kelebihan juga dibalik hambatan yang saya miliki. Selain itu juga sekarang saya jadi merasa lebih percaya diri dalam menatap dunia.” Ujar laki-laki kelahiran tahun 1992 ini yang ditemui saat akan mengikuti simulasi interview.[]  

 

Reporter: Ayu Wandari

Editor    : Ajiwan Arief

The subscriber's email address.