Lompat ke isi utama
Salah satu anak difabel yang dibaptis dalam sakramen inisiasi

Sakramen Inisiasi Bagi Umat Difabel

Solider.id, Surakarta- Gabriel Yohanes Bayu Saputra, anak difabel cerebral palsy berumur tujuh tahun tampak gembira didampingi oleh ayah dan ibu serta beberapa saudaranya.

Hari itu, Sabtu (12/10) Iyel panggilan akrab Gabriel Yohanes Bayu Saputra, tinggal di Kampung Pucang Sawit Surakarta. Dia salah satu anggota komunitas Forum Buah Hati Surakarta yang mengikuti sakramen inisiasi bagi uat difabel dan berkebutuhan khusus. Selain Iyel, juga hadir dari Yayasan Pangon Utomo dan 160 jemaat Gereja Katolik Paroki Santo Paulus Kleco lainnya.

Beberapa umat difabel tampak dengan alat bantu kursi roda dan aksesibilitas tersedia di sana. Sakramen inisiasi dalam gereja katolik adalah seseorang yang ingin menjadi warga gereja dan harus menerima sakramen baptis, krisma, dan ekaristi. Sakramen-sakramen ini membawa, membuat atau melantik seseorang menjadi orang katolik dengan segala hak dan kewajibannya.

Solider berkesempatan mengikuti proses sakramen yang dipimpin oleh Uskup Robertus Rubiyatmoko dari Keuskupan Agung Semarang. Dia saat itu tidak berdiri di altar, namun di bawah sejajar dengan para umatnya.

Umat difabel akan melewati tiga sakramen, yaitu baptis, komuni pertama dan penguatan. “Gereja akan menerima panjenengan semua. Seperti anak Yoga, Pak Haryoko dan Mbak Patmi ingin dekat dengan Tuhan dan komunitas. Jangan malu. Justru memberi kerahmatan,” pesannya.

Ditemui usai sakramen yang berlangsung selama tiga jam, Katarina Dwi Putri Kristiani, atlit difabel warga Simo Kabupaten Boyolali menyatakan bahwa sakramen yang diikutinya ini adalah sakramen penguatan. Dari Gereja Katolik Paroki Simo mengikutkan empat difabel grahita, termuda usia 10 tahun dan lanjut usia, 65 tahun.

Menurut Katarina, 161 difabel peserta sakramen berasal dari kevikepan Surakarta. “Selama 40 tahun umur saya, baru kali ini saya mengikuti sakramen inisiasi,”terang Katarina. Menurutnya, mengutip Uskup Mgr. Robertus Rubiyatmoko bahwa karena peserta sangat banyak maka tidak menutup kemungkinan sakramen inisiasi akan diadakan lagi.[]

 

Reporter: Puji Astuti

Editor: Robandi

The subscriber's email address.