Lompat ke isi utama
kunjungan persib ke sekolah difabel

Tim Persib Kunjungi Sekolah Difabel, Pupuk Semangat Olahraga tanpa Hambatan

Solider.id, Bandung – Menyambut Hari Olah raga Nasional yang diperingati setiap tanggal 9 September, PT PERSIB Bandung Bermartabat gelar kunjungan ke sekolah difabel. Menurut yang direncanakan, akan ada empat sekolah luar biasa (SLB) dan yayasan pendidikan anak cacat (YPAC) untuk disambangi perwakilan pemain sepak bola kebanggaan warga Bandung tersebut.

Bertemakan ‘Sepak bola untuk semua,’ serangkaian kegiatan kunjungan tim Persib ke sekolah-sekolah difabel ini menandakan bidang olah raga sepak bola dapat dilakoni oleh setiap orang, termasuk oleh difabel.

I Made Wirawan bersama Ardi Idrus, sebelumnya telah mengunjungi SLBN A kota Bandung pada Rabu (4/9) kemarin. Kehadiran pemain sepak bola Persib secara langsung bersentuhan dengan para difabel Nerta disambut antusias, warga sekolah khususnya siswa yang menggemari dunia sepak bola. Mewakili siswa lainnya, Dheras Kurnia Putra mengaku senang dan seolah bermimpi dapat berinteraksi dengan tim Persib Bandung.

Melanjutkan perjalanan kunjungannya ke sekolah yayasan pendidikan anak cacat (YPAC) D Bandung, Kamis (5/9), kehadiran pemain bintang lapangan hijau ini pun mendapatkan reaksi yang positif, termasuk dari para siswa yang menggunakan kursi roda. Bersama para siswa dan guru di SLB-YPAC D, tim Persib bermain bersama di lapangan sekolah. Seperti tanpa sekat, olah raga sepak bola dapat dinikmati oleh semua orang.

“Senang bisa berkenalan langsung,” kata Arga Bisma, difabel pengguna kursi roda siswa SLB-YPAC D Bandung.

Pesan khusus yang disampaikan oleh tim Persib di hadapan siswa YPAC D Bandung, “Teruslah berolah raga apa pun kondisi kita.” Secara lebih detil dari perbincangan mereka bersama siswa dan masyarakat sekolah menitipkan motivasi, dengan menyampaikan ucapan kedisabilitasan jangan dijadikan hambatan untuk berolah raga.

Sebagai kepala sekolah SLB-YPAC D, Suherni melalui pesan singkatnya via whatsapp menyampaikan, mohon tidak kapok datang ke SLB-YPAC D Bandung di lain kesempatan. Kendati tidak dapat membersamai Suherni tetap memberikan respon atas kunjungan tim Persib ke sekolah yang dipimpinnya.

“Mohon maaf, Saya sedang mengikuti diklat kepala sekolah,” jelasnya.

Suherni pun berpesan kepada tim Persib, untuk selalu menjadi tontonan dan tuntunan kebanggaan masyarakat Bandung. Persib hebat, semoga selalu menjaga dan meningkatkan mutu pemain dan permainannya. Hidup Persib, tetap jaya sepanjang masa dan tetap abadi serta sukses.

“Terima kasih kepada pihak manajemen Persib yang telah loyal dan peduli terhadap anak berkebutuhan khusus,” paparnya.

Masih menyisakan dua sekolah SLB lainnya yang masih akan mendapatkan kunjungan dari tim Persib Bandung, di hari berikutnya. Kegiatan seperi yang di lakukan tim Persib Bandung, bukan sekedar kunjungan perkenalan dunia sepak bola kepada masyarakat difabel usia sekolah. Secara langsung dari interaksi yang terjalin mampu menumbuhkan kepercayaan diri siswa difabel dalam olah raga khususnya sepak bola.

 

Reporter: Srikandi Syamsi

Editor   : Ajiwan Arief

The subscriber's email address.