Lompat ke isi utama
ilustrasi kursi roda

Tahapan Mengakses dan Merawat Kursi Roda Adaptif

Solider.id,Yogyakarta - Karena kursi roda adalah bagian dari hidup pemakainya, maka kursi roda harus dapat memenuhi kebutuhan penggunanya. Untuk itu, kursi roda harus menyesuiakan dengan kondisi lingkungan pengguna, agar dapat mendukung mobilitas dan aktivitas sehari-hari. Ukuran kursi roda pun harus pas dengan penggunanya, demikian pula penyangganya. Selebihnya, kursi roda harus menjamin keamanan, tahan lama, serta dapat dirawat dan diperbaiki dengan mudah (secara lokal). Kursi roda yang memenuhi berbagai persyaratan di atas, biasa diistilahkan dengan kursi roda adaptif.

Diperoleh penjelasan dari Manajer Program UCPRUK Damaijanti Teguh, untuk mengakses kursi roda adaptif sebaiknya dilakukan dalam delapan tahapan. UCPRUK sejak 2015 telah bermitra dengan Badan Pelaksana Jaminan Kesehatan Sosial (Bapel Jamkesos) melalui Program Jamkesus Terpadu Disabilitas. Program layanan kesehatan dan alat bantu kesehatan khusus penyandang disabilitas (difabel) milik Dinas Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan Bapel Jamkesos sebagai pelaksana kegiatan.

Proses dan alur layanan kursi roda berstandar WHO diberlakukan oleh UCPRUK melalui delapan langkah atau tahapan. Delapan langkah tersebut yaitu: (1) rujukan dan janji, (2) pemeriksaan, (3) peresepan (pemilihan), (4) pendanaan dan pemesanan, (5) persiapan produk, (6) pengepasan (fitting), (7) pelatihan pengguna dan (8) perawatan, perbaikan dan tindak lanjut.

Lebih lanjut dijelaskan oleh Damai, terkait rujukan dan janji, pengguna dapat merukjukkan dirinya sendiri atau dirujuk melalui jaringan atau fasilitator yang ada di sekitarnya. Sedangkan untuk mengetahui kondisi fisik, lingkungan, gaya hidup, aktivitas dan ukuran badan penggunanya dilakukan melalui tahapan pemeriksaan.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh ahli, selanjutnya akan dibuatkan resep (peresepan). Tahapan ini adalah untuk menentukan jenis dan ukuran kursi roda serta pelatihan yang dibutuhkan. Sementara tahap pendanaan dan pemesanan menjadi tahap untuk mengetahui sumber dana. Apakah sumber pendanaan dari pribadi, donasi, subsidi pemerintah.

Tahap berikutnya adalah persiapan produk. Pada tahap ini teknisi akan mempersiapkan kursi roda (merakit, menyesuaikan dan modifikasi sesuai hasil peresepan. Untuk selanjutnya pengguna kursi roda harus mencoba, dan dilakukan penyesuaian akhir untuk menjamin kursi roda sudah sesuai dan siap dipakai.

Pelatihan pengguna kursi roda menjadi tahapan berikutnya. Target dari tahap ini tidak hanya pada pengguna kursi roda saja, melainkan juga pendamping dan keluarga akan dilatih. Dilatih cara penggunaan, teknis transfer, perawatan kursi roda, konsultasi. Dan tahap terakhir ialah perawara, perbaikan dan tindak lanjut. Tahap ini harus dilalui, dengan tujuan pengguna, pendamping dan keluarga dapat mengatasi masalah yang akan muncul di kemudian hari.

Merawat kursi roda

Bagaimana cara memasang, melipat, menyimpan, dan mengoperasikan kursi roda perlu diketahui oleh pengguna maupun pendamping. Setiap prosesnya harus dilakukan secara hati-hati untuk kenyamanan pengguna kursi roda sekaligus menjaga kondisi kursi roda agar berfungsi dengan baik.

Setelah digunakan,  sebaiknya kursi roda dilipat dan disimpan agar tidak mudah rusak. Melipat kursi roda dengan benar dapat menjaga bentuk tetap presisi. Adapun metode melipat tergantung pada jenis dan bentuk kursi roda. Beda bentuk yang beda cara melipat.

Membuka dan melipat
Tahapan untuk membuka kursi roda di antaranya, (1) pastikan kursi roda berada di tempat yang datar dan solid, (2) pastikan kunci rem pada roda dan pengayuhnya terpasang dengan baik, (3) pegang dengan baik bagian tempat duduk pada kursi roda, baik di bagian depan maupun belakang kursi roda, (4) tekan perlahan bagian tempat duduk kursi roda, diikuti dengan pemisahan secara perlahan bagian kedua sisi kursi roda, (5) lakukan pembukaan sampai semua bagian tempat duduk kursi roda terbuka, dan (6) pastikan semua lipatan pada kursi roda sudah terkunci atau terpasang dengan sempurna sebelum diduduki.

Adapun tahap menutup atau melipat di antaranya: (1) pastikan semua kunci lipatan pada kursi roda terlepas, (2) posisikan tubuh di depan kursi roda. Lalu pegang erat dengan satu tangan bagian depan kursi roda dan satu tangan di bagian belakang, (3) tekan perlahan bagian tengah tempat duduk pada kursi roda sampai terlipat ke atas, (4) ukuran lipatannya harus setengah dari lebar kursi, (5) pastikan bagian tengah tempat duduk terangkat penuh dan kedua sisi kursi roda mendekat, (6) setelah itu, pastikan kursi roda terlipat sempurna, dan (7) kursi roda siap dipindahkan atau disimpan.

 

Reporter : Harta Nining Wijaya

Editor     : Ajiwan Arief

The subscriber's email address.