Lompat ke isi utama
ilustrasi ragam kursi roda

Mengenali Jenis Kursi Roda dan Fungsinya

Solider.id,Yogyakarta. Kursi roda atau wheelchair didesain dengan berbagai fungsi dan manfaatnya. Hal itu mengingat kebutuhan masing-masing pengguna kursi roda yang berbeda satu dengan lainnya. Tidak semua difabel dengan kursi roda menggunakan jenis kursi roda yang sama. Dengan begitu, kursi roda semestinya memiliki ukuran berbeda yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing penggunanya.

Kursi roda memang salah satu alat untuk bergerak, pengganti kaki untuk memudahkan bermobilitas. Namun demikian ada fungsi-fungsi spesifik lain yang harus diperhatikan dan dipenuhi. Sehingga kursi roda dapat memberikan manfaat tepat. Selain fungsinya yang berbeda, kursi roda juga harus pas di badan. Karena itu dilakukan pengukuran terlebih dahulu sebelum dibuat. Terutama untuk lebar panggul dan tinggi punggung, dari pinggang sampai bahu. Dengan tujuan kursi roda tidak sekedar nyaman, tetapi tidak menambah keparahan fungsi tubuh.

Saat ini ada empat jenis kursi roda, dengan fungsi yang berbeda-beda. (1) kursi roda kesehatan atau rehabilitasi. Jenis ini dilengkapi dengan teknologi khusus yang berguna bagi kesehatan. (2) kursi roda olahraga (sport), digunakan oleh para atlet paralympic (olahragawan difabel). (3) kursi roda untuk mobilitas, serta (4) kursi roda untuk orang dengan celebral palsy (CP). Dengan demikian, kebutuhan kursi roda tidak dapat disama ratakan antar satu dengan yang lainnya.

Kursi roda kesehatan atau rehabilitasi. Selain dilengkapi dengan teknologi khusus yang berguna bagi kesehatan, kursi roda ini banyak digunakan di rumah sakit untuk keperluan medis. Kursi roda kesehatan memiliki pembagian turunan sesuai fungsinya. Salah satunya kursi roda untuk memperbaiki kerusakan postur tubuh atau correction devormity.

Adapun, kursi roda olahraga (sporty), banyak digunakan pada beberapa cabang olahraga. Di antaranya: basket, atletik, panahan, tenis, dan cycling.  Sehingga karena kebutuhan bermobilitas bahkan bermanuver yang tinggi, kursi roda sport didesain lebih ringan, dengan keseimbangan khusus, agar fleksibel dipergunakannya.

Sedang kursi roda untuk mobilitas, ialah kursi roda yang digunakan untuk melakukan kegiatan sehari-hari. Difungsikan untuk bergerak dari satu tempat ke tempat lain. Ada yang menggunakan mesin, ada pula yang manual.

Terakhir, kursi roda celebral palsy. Berbeda dengan kursi roda kesehatan,  kursi roda ini dilengkapi dengan sandaran kursi yang lebih tinggi dari kursi roda lainnya, serta dilengkapi penyangga kepala. Dengan fungsi untuk menopang tubuh penyandang celebral palsy agar tetap bisa duduk tegak.

Kenali dan sadari

Dengan mengenali jenis dan fungsi kursi roda, dengan demikian disadari betul bahwa masing-masing pengguna kursi roda memiliki kebutuhan yang spesifik. Masing-masing spesifikasi perlu mendapatkan dukungan yang sesuai. Dengan demikian penggunaan kursi roda dapat menjadi satu solusi dalam kelangsungan kehidupan. Karena, kursi roda merupakan bagian dari hidup para penggunanya.

Sebagai contoh para atlet  (paralympian), tidak bisa menggunakan jenis kursi roda mobilitas atau lainnya. Kursi roda palalympian ini harus menyesuaikan dengan kebutuhan, dan jenis olahraganya. Mereka membutuhkan dukungan kursi roda yang ringan, dengan keseimbangan khusus, sekaligus fleksibel. 

Berbeda pula dengan orang dengan cerebral palsy (CP). Cerebral palsy ini adalah mereka yang mengalami gangguan motorik bahkan juga sensorik sebagai akibat cedera otak yang menyertai. Kursi roda mereka sangat spesifik menyesuaikan dengan derajat ke-CP-annya. Selain dibutuhkan sandaran kursi untuk menopang tubuh, ada pula yang bagian depan dari kursi roda dipasang papan. Difungsikan sebagai alas lengan atau tangan, untuk belajar (menulis), makan, dan sebagainya. Demikian pula kursi roda bagi paraplegia (cedera tulang belakang), akan berbeda dengan kursi roda difabel karena polio.

Karena kursi roda memiliki fungsi berbeda, maka untuk mendapatkannya lebih baik melalui pengukuran terlebih dahulu. Ada beberapa tahapan yang sebaiknya dilakukan dalam mengakses kursi roda agar sesuai dengan kebutuhan. Apa saja tahapan itu, akan dijelaskan pada tulisan selanjutnya.   

 

Penulis: harta nining wijaya

Editor   : Ajiwan Arief

The subscriber's email address.