Lompat ke isi utama
Para Peserta Adusiensi mengenai marketing produk difabel

Menjembatani Koperasi Serba Usaha bagi Difabel

Solider.id, Situbondo- Pelopor Peduli Disabilitas Situbondo (PPDiS) melakukan kunjungan bersama Kelompok Disabilitas Desa (KDD se-Situbondo ke Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Koprasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Diskop dan UMKM), serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) pada 17-18 Juli 2019.

Kunjungan tersebut membahas tindak lanjut hasil audiensi dengan Bupati Situbondo yang dilakukan sebelumnya mengenai produk-produk makanan dan kerajinan yang diproduksi difabel. Difabel yang tergabung dalam KDD dibentuk oleh PPDiS dua tahun lalu sekaligus belajar mengadvokasi pemerintah.

Kegiatan selama dua hari ini diikuti oleh empat KDD yakni dari KDD Olen, Kendit, Bugeman, dan Balung. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah mendikusikan bagaimana metode agar bisa mendapatkan ijin pangan industri rumah tangga (PIRT) hingga pemasaran produk.

Rahwiya difabel daksa dari KDD Bugeman menuturkan bahwa dia memiliki budidaya daun kelor. Daun kelor tersebut dikeringkan untuk dijadikan tepung atau bubuk yang dijual ke kecamatan dan puskesmas. “Namun untuk mengembangkan usahanya perlu adanya ijin PIRT”, ungkapnya kepada solider.id melalui sambungan telepon.

Rahwiya menambahkan, selain ijin PIRT, kendala lain seperti bagaimana memasarkan produk agar bisa masuk ke pasar modern. Apalagi produknya belum memiliki label atau logo. Dia menyayangkan bahwa ijin PIRT ini tidak bisa digunakan untuk usaha daun kelor karena termasuk bahan dari herbal atau obat. Sehingga disarankan ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Santoso selaku manajer program dari PPDiS menjelaskan, pihak Dinkes akan memfasilitasi terkait ijin PIRT agar bisa mengetahui kandungan yang baik untuk produk makanannya. Sedangkan pihak Disperindag akan memberikan pelatihan bagi teman-teman difabel mengenai cara pengemasan produk agar layak masuk pasar modern dan disain produk dan cara memasarkannya. Kemudian Dinas Koperasi dan UMKM akan membantu memfasilitasi pembentukan Koperasi Serba Usaha.

“Hasil dari pertemuan diatas akan ada tindak lanjut dalam waktu dekat yaitu akan ada pelatihan dari Disperindag dan Diskop yang akan melibatkan teman-teman difabel,” imbuh Santoso.[]

 

Reporter: Ramadhany Rahmi

Editor: Robandi

The subscriber's email address.