Lompat ke isi utama
suasana gathering difabel di Kecamatan Sedayu

Kecamatan Sedayu Segera Miliki Rumah Terapi bagi Difabel

Rumah Terapi SedayuSolider.id, Yogyakarta - Minggu, 14 Juli 2019, Pemerintah Kecamatan Sedayu bersama dengan Forum Keluarga Difabel Sedayu atau dikenal dengan Paguyuban Pinilih mengadakan kegiatan gathering difabel Kecamatan Sedayu, pemutaran film 3 dimensi, dan rapat koordinasi Rumah Terapi bagi warga difabel. “Kegiatan gathering ini dibuat tidak terlalu formal agar teman-teman difabel bersama keluarganya bisa curah pendapat dengan Bapak Camat Sedayu bersama tokoh-tokoh pengambil kebijakan di Kecamatan Sedayu. Selain sarasehan dan gathering juga ada pemutaran film 3D (tiga dimensi) untuk anak-anak dan keluarga”, terang Tri Suhartini selaku koordinator acara kepada solider.id.

Tri menambahkan bahwa setidaknya ada 400 difabel yang terdata di Paguyuban Pinilih pada tahun 2017, namun yang aktif berkegiatan hanya sepertiganya saja. Kegiatan rutin yang kini sedang berjalan yakni pendataan warga difabel Kecamatan Sedayu.

Drs. Fauzan Muarifin selaku Camat Sedayu menyampaikan bahwa pemerintah Kecamatan Sedayu memiliki perhatian terhadap warganya yang difabel dan akan mendukung terwujudnya pelayanan yang aksesibel. “Kami berharap Bapak Ibu juga bersemangat memberikan dukungan keapada kami sehingga pendirian Rumah Terapi ini nantinya dapat segera terwujud”, ungkap Drs. Fauzan.

Senada dengan yang disampaikan Drs. Fauzan Muarifin, kegiatan ini dihadiri lebih dari target peserta. Sebanyak 120 peserta hadir menunjukkan antusiasme mereka. Forum ini juga dihadiri oleh Komunitas BNB (Bersyukur dan Berbagi) dari Kabupaten Kulonprogo yang kemudian menyampaikan apresiasinya kepada warga difabel Kecamatan Sedayu yang begitu antuasias dan juga dukungan dari pemerintah setempat terkait akan adanya Rumah Terapi untuk warga difabel Kecamatan Sedayu.

Pemerintah Kecamatan Sedayu sangat memperhatikan betul setiap warganya tak terkecuali difabel. Salah satu bentuk perhatian tersebut adalah akan didirikan Rumah Terapi bagi difabel. Tempat yang akan dijadikan Rumah Terapi ini sebelumnya adalah gedung UKS/M Surobayan Argomulyo Sedayu. “Kami sangat mengapresiasi pemerintah Kecamatan Sedayu atas dukungannya dengan rencana Rumah Terapi bagi difabel, karena semua ragam difabel sesungguhnya membutuhkan terapi, minimal 6 bulan sekali”, ungkap Ibnu Sukoco perwakilan dari Yayasan Ciqal.

Dr. Sistia Utami Kepala Puskesmas Sedayu I pun menyampaikan, “Kami akan memberikan dukungan fisioterapi untuk Rumah Terapi ini kalau sudah ada. Selain itu kami menyarankan kepada Bapak Ibu agar memiliki Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), jika mengetahui tetangga atau saudara Bapak Ibu ada yang belum memiliki JKN, kami sarankan untuk segera mengajukan ke pemerintah setempat.”  

 

Wartawan: Ramadhany Rahmi

Editor       : Ajiwan Arief

The subscriber's email address.