Lompat ke isi utama
ilustrasi penyerahan SIM D pada difabel Situbodo

Enam Difabel Situbondo peroleh SIM D, Bukti Sinergitas PPDiS dan Aparat Setempat

Penerbitan SIM D bagi DifabelSolider.id, Situbondo – Situbondo merupakan salah satu kabupaten yang mendeklarasikan sebagai kabupaten inklusif. Deklarasi tersebut  didorong oleh organisasi difabel yang dikenal dengan nama Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) yang sekarang berganti nama menjadi Pelopor Peduli Disabilitas Situbondo (PPDiS) sebagai organisasi independen.

Kabupaten Situbondo sebagai kabupaten inklusif selalu memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakatnya terlebih pada difabel. Dalam hal ini Polres Situbondo memberikan hadiah Surat Izin Mengemudi (SIM D) gratis bagi masyarakat difabel Situbondo dalam rangka Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke 73 yang dilaksanakan pada 3 Juli 2019.

Fauzan sapaan akrab Fauzan Tegar salah satu difabel yang bekerja sebagai cleaning service di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Abdoer Rahem Situbondo menyampaikan rasa terima kasih karena selama ini meskipun punya keinginan untuk buat SIM namun belum terealisasi. “Saya merasa senang dan tenang karena sudah memiliki SIM D”, ungkap Fauzan dengan rasa senang hati bercerita kepada solider.id melalui sambungan telepon.

Pada penerbitan SIM D bagi teman-teman difabel ini dilakukan sesuai dengan tahapan penerbitan SIM, mulai dari pengisian formulir kemudian registrasi, identifikasi, uji teori, dan uji praktik. Tempat penerbitan SIM dilaksanakan di kantor satpas yang baru dan sangat akses bagi difabel. SIM D tersebut diterima langsung oleh 6 orang difabel yang diserahkan langsung oleh AKP. Hendrik Kusuma Wardana, SH. SIK. MH. Kasatlantas Polres Situbondo.

“Sampai di kantor Satpas Polres, kami langsung disambut Kasat Lantas Bapak Hendrik beserta jajarannya dengan ramah dan kekeluargaan. Sebelum terelasisasinya pembagian SIM  D di Situbondo, PPDis selantiasa berkomunikasi dan melakukan advokasi secara intensif dengan   Polres setempat. Semua tahapan kami lalui dengan senang karena pelayanan yang ramah. Rasanya ingin berlama-lama disana”, ungkap Luluk Ariyantiny, Direktur PPDiS, melalui laman instagrammnya @luluk_ariyantiny pada 7 Juli 2019.

Luluk menjelaskan bahwa selama ini Polres Situbondo sangat peduli terhadap teman-teman difabel. “Semoga ke depannya Polres Situbondo dapat memberikan solusi kepada teman-teman Tuli untuk mendapatkan SIM juga”.

Luluk menambahkan bahwa  tahap ini belum ada Tuli yang ikut berpartisipasi. Selama ini Tuli di Situbondo menggunakan SIM C karena SIM D diperuntukan bagi kendaraan roda 3 termasuk yang modifikasi. “Padahal kemarin sempat ada Tuli yang hendak memperpanjang SIM C tapi mengalami penolakan. Kalau ada difabel daksa yang masih menggunakan roda 2, masih menggunakan SIM C, bukan SIM D”, pungkasnya saat dihubungi solider.id melalui telepon.  

 

Reporter : Ramadhany Rahmi

Editor   : Ajiwan Arief

The subscriber's email address.