Lompat ke isi utama
pertandingan futsal oleh para difabel Purbalingga

Tak Ada Kompetisi Tingkat Internasional, Masyarakat Difabel Dorong NPCI Akomodir Pertandingan Futsal

Solider.id, Pati –  sejumlah atlet difabel di Jawa Tengah menghendaki agar  olahraga futsal mendapat perhatian lebih dari National Paralympic Committee Indonesia (NPCI). Hal ini karena banyak difabel yang meminati olahraga sepak bola dalam ruangan ini namun belum ada wadah yang bergengsi.

Ketua Pati Futsal Club (PFC), Andhika Aminuddin memaparkan bahwa Olahraga futsal perlu diakomodir oleh organisasi penaung atlet difabel ini. NPCI perlu menyelenggarakan ajang kejuaraan futsal baik di tingkat kabupaten, Provinsi, dan Nasional. Hal ini bertujuan untuk menggali potensi atlet futsal dikalangan difabel yang selama ini masih belum tersalurkan.

Andhika menambahkan bahwa difabel Tuli di Pati banyak yang menyukai olahraga futsal. "Teman-teman Tuli disini banyak menggemari olahraga futsal, tetapi selama ini NPCI tidak pernah menyelenggarakan pertandingan futsal.  kami berharap setiap kompetisi di NPCI ada pertandingan futsal”.  

Lebih lanjut, Andhika mengatakan bahwa dengan tidak adanya kompetisi pertandingan futsal pada NPCI, membuat kawan-kawan  Tuli mengadakan kompetisi futsal sendiri.  “seperti di beberapa Kabupaten di Indonesia yang sukses menggelar kompetisi futsal yaitu Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan di beberapa Kabupaten lainnya.

Menamggapi hal ini, Priyono selaku sekretaris NPCI Jawa tengah mengungkapkan bahwa NPCI tidak mengadakan pertandingan futsal karena belum ada regulasinya. Artinya bahwa  olahraga futsal untuk difabel, hingga di tingkat Internasional memang tidak ada pertandingannya.

“Kami dari NPCI Jateng belum pernah mengeluarkan rekomendasi terkait kejuaraan tersebut dengan alasan tidak ada nomor pertandingan di tingkat atasnya". Imbuh Priyano.

 Sementara itu, Agung Bagaskoro seksi kepelatihan dan wasit NPCI Purbalingga mengatakan turnamen futsal yang diselenggarakan Komunitas Tuli Purbalingga (Kotulingga) merupakan bentuk usaha mensosialisasikan olahraga futsal Tuli ke masyarakat agar layak di pertandingkan di beberapa kompetisi NPCI.

"Kami (NPCI Purbalingga) membantu Kotulingga yang baru pertama kali mengadakan event futsal ini, baik dari birokrasi, perizinan dan infrastrukturnya. Ini sekaligus merupakan bentuk usaha sosialisasi kepada masyarakat bahwa difabel juga bisa, mungkin kedepannya pertandingan futsal ini bisa diisi oleh  difabilitas yang lain, misalkan sebagai wasit, juri, dan yang lainnya." Ucap Agung saat di temui pada event futsal Tuli di Purbalingga.

Harapannya NPCI layak untuk mempertimbangkan olahraga futsal masuk dalam kompetisi pertandingan yang diselenggarakan NPCI.

 

Wartawan: Oby Achmad

Editor        : Ajiwan Arief

The subscriber's email address.