Lompat ke isi utama
Ilustrasi live transcription

Aplikasi Komunikasi Alternatif bagi Tuli

Solider.id, Yogyakarta – Teknologi menjadi satu kunci utama untuk memberikan alternatif bagi difabel dalam beraktifitas. Berbagai macam hasil gubahan berbasis teknologi sudah terbukti bisa memberikan akses bagi difabel yang tidak pernah dipikirkan sebelumnya. 

Bagi masyarakat Tuli yang diperkirakan berjumlah 5 persen dari seluruh populasi dunia atau 466 juta orang versi WHO, medium komunikasi utama bagi mereka adalah bahasa Isyarat yang sudah digunakan oleh 4,8  juta orang. Namun, lima tahun terakhir, kemajuan dalam bidang Automatic Speech Recognition (ASR) telah membuka berbagai macam akses baru bagi Tuli untuk berkomunikasi.

Teknologi kemudahan berkomunikasi berbasis ASR ini menjadi penting karena menurut riset organisasi Action on Hearing Loss yang berbasis di Inggris, kemampuan pendengaran seseorang akan semakin menurun sejalan dengan semakin bertambahnya usia. Penggunaan ASR dalam medium komunikasi tidak hanya memudahkan Tuli dalam berkomunikasi sehari-hari, namun juga bisa menjadi alternatif penggunaan pada bidang pendidikan.

Selain Live Transcribe yang baru saja diluncurkan oleh Google, setidaknya ada enam aplikasi berbasis ASR yang diprediksi akan semakin memudahkan masyarakat Tuli dalam berkomunikasi.

AVA

Tidak semua Tuli mampu dan nyaman dalam membaca bibir saat mereka berkomunikasi. Hal tersebut adalah salah satu alasan mengapa AVA diciptakan. Dengan prinsip hampir sama dengan Live Transcribe, seorang Tuli yang sedang berada di tengah percakapan dengan orang dengar, ia bisa menghubungkan aplikasi AVA ini dengan teman-temannya yang akan membuat transkripsi dari percakapan kelompok tersebut. Percakapan akan terekam menggunakan mikrofon yang ada di gawai dan nama orang yang sedang berbicata akan ditampilkan di depan percakapan yang ia sampaikan.

Rogervoice

Rogervoice adalah sebuah aplikasi yang memproduksi transkripsi yang bisa memuat lebih dari 100 bahasa yang berbeda. Tuli bisa menggunakan gawai mereka yang sudah diinstal aplikasi ini untuk melakukan percakapan dengan orang lain, dan akan menerima teks terketik pada gawai mereka dari apa yang orang lain katakan.

Voxsci

Voxsci adalah sebuah aplikasi speech-to-text yang menerjemahkan pesan voicemail ke dalam teks dan email yang bisa disimpan, dicari kembali dan dibagikan. Namun, aplikasi ini tidak gratis karena berbayar sekitar £5 (5 Euro) perbulan untuk 30 teks voicemail atau email.

TapSOS

Aplikasi ini memenangkan penghargaan AbilityNet Tech4Good Digital Health Award tahun lalu karena menawarkan medium bagi Tuli untuk berkomunikasi dengan layanan emergensi tanpa perlu berbicara atau mendengar. TapSOS menampilkan tampilan yang sangat membantu Tuli dan mereka hanya perlu melakukan tap ke layar untuk memilih opsi yang Tuli butuhkan.

Meski sebenarnya didesain bagi Tuli, aplikasi ini juga bisa digunakan untuk orang dengan gangguan pernapasan atau mereka yang berada pada situasi yang menyulitkan mereka untuk melakukan kontak dengan layanan darurat, seperti pihak kepolisian.

TapSOS menyimpan rekam medis dan informasi individu penggunanya. Informasi ini bisa langsung disampaikan ke pemberi layanan darurat. Aplikasi ini juga menggunakan GPS untuk mengetahui titik akurat lokasi penggunanya.

Braci Sound Alert

Aplikasi Braci Sound Alert akan merekam suara di sekitar dan memberikan informasi visual dan notifikasi getar pada saat informasi visual ini masuk ke gawai. Sebagai contoh, aplikasi ini akan memberikan notifikasi getar ketika bel pintu berdering.  

Signly

Tidak semua Tuli bisa mengerti dengan pemahaman yang baik tentang informasi tertulis. Ada sebagian populasi yang merasa membaca tata bahasa formal adalah hal yang cukup menyulitkan terutama bagi mereka yang lahir sebagai Tuli, terutama ketika mereka masih berada pada usia anak-anak.

Aplikasi Signly ini dirancang untuk memberikan opsi lain bagi Tuli untuk memahami informasi tertulis maupun informasi visual. Aplikasi ini pertama kali digunakan di museum Roald Dahl di Inggris. Para pengunjung di museum ini akan mendekatkan gawai mereka ke benda yang ada di museum dan mereka akan mendapatkan video yang menampilkan informasi bahasa Isyarat mengenai deskripsi dari benda tersebut. Aplikasi ini juga sudah dipakai oleh Network Rail dan Lloyds Banking Groups sehingga bisa  menawarkan informasi lebih banyak kepada nasabah mereka yang Tuli.

 

Penulis: Yuhda

Editor   : Ajiwan Arief

The subscriber's email address.