Lompat ke isi utama
Foto Ashrafunnahar Misty

Terbuka Kesempatan Calonkan Perempuan Difabel dalam Her Ability Awards

Solider.id, Wina – Anda berkesempatan untuk mencalonkan perempuan Difabel di sekitar anda melalui Her Abilities Awards tahun ini. Her Abilities merupakan penghargaan tingkat dunia pertama yang diberikan kepada perempuan Difabel yang mencapai kesuksesan baik dalam kehidupannya maupun pekerjaannya.

Penghargaan ini digagas oleh Light for the World, sebuah organisasi nirlaba internasional yang fokus pada isu Difabel dan berpusat di Wina, Austria. Penghargaan bagi para perempuan ini dibagi ke dalam tiga kategori yaitu: 1). Kesehatan dan pendidikan: perempuan Difabel yang bergerak di bidang pendidikan dan kesehatan seperti guru, asisten pengajar, kepala sekolah, dosen, dokter, dokter bedah, perawat, pekerja kesehatan masyarakat, dan lain sebagainya; 2). Hak asasi: perempuan Difabel yang melakukan advokasi hak Difabel dan memperjuangkan inklusivitas. Mereka bisa bekerja di organisasi non pemerintah (NGO) atau yayasan amal, bidang usaha, pegawai pemerintahan atau di tingkat komunitas  lokal yang memperjuangkan perubahan penting ; dan 3). Seni, budaya dan olahraga. Penghargaan ini diberikan perempuan Difabel yang bekerja sebagai pekerja seni, aktor, pelawak, penulis puisi, atlet paralimpik, pelari, penyanyi, perenang, penulis, dan lain sebagainya.

Perempuan Difabel dari seluruh dunia yang telah berusia lebih dari 18 tahun dan masuk dalam tiga kategori di atas dapat dicalonkan untuk mendapatkan penghargaan tahun ini. Setiap orang di luar para juri penghargaan berkesempatan untuk mencalonkan perempuan Difabel yang memenuhi kriteria. Pendaftaran calon bisa dilakukan melalui pengisian formulir di website resmi www.her-abilities-awards.org atau her-abilities@light-for-the-world.org.

Penerimaan sudah dibuka pada hari Perempuan Sedunia 8 Maret 2019 yang lalu, proses pencalonan masih akan diterima sampai 21 Juni 2019. Setelah itu juri akan menghubungi secara langsung semua kandidat yang masuk pencalonan beserta orang yang telah mencalonkan mereka.

Pemenang penghargaan ini akan mendapatkan sertifikat dan piala, tergabung dalam jaringan para perempuan yang telah sukses bekerja sama meraih keadilan, kesetaraan dan keunggulan; juga cerita sukses para perempuan akan disebar luaskan melalui jaringan dan media yang Light for The World.

Cerita Perempuan Asal Bangladesh

Ashrafunnahar Misty merupakan satu dari tiga perempuan Difabel yang menerima penghargaan tahun lalu. Perempuan asal Bangladesh ini menerima penghargaan kategori Hak Asasi.

Dia merupakan pendiri sekaligus Direktur Eksekutif Women With Disabilities Development Foundation (WWDF). WWDF merupakan organisasi Difabel pertama di Bangladesh yang dipimpin oleh perempuan. Selain aktif di negaranya, perempuan pengguna kursi roda yang akrab disapa Misty ini juga kerap terlibat dalam kegiatan bertaraf internasional. Oleh karena itu, Marcia Roux, seorang professor di Universitas York di Kanada yang mencalonkannya mendapatkan penghargaan ini.

“Marcia Roux sudah kenal saya sejak 2010 dan dia mengapresiasi pekerjaan saya, secara dekat dia mengamati bagaimana saya bekerja keras untuk peningkatan dan pemenuhan hak, utamanya bagi perempuan dan remaja perempuan Difabel,” ungkapnya menjawab surel dari Solider pada Minggu (19/5).

Setelah mendapat penghargaan ini dia mengaku ada beberapa keuntungan yang diperoleh. Karena penghargaan ini bersifat internasional, dia merasa citra dirinya meningkat baik di mata keluarga dan rekan sejawatnya, bahkan hingga di tataran  pemerintah. Hal ini membuka kesempatan baginya untuk berkomunikasi dan melakukan konsultasi baik kepada pemerintah maupun NGO lainnnya. Selain itu menurutnya, pemerintah saat ini sudah mulai mendiskusikan pembangunan inklusi di negaranya.

Dari beberapa keuntungan yang diperoleh, dia mendorong agar perempuan Difabel yang selama ini sudah bekerja keras bisa mengikuti pencalonan penghargaan ini, karena ini bisa menjadi pengakuan atas kerja kerasnya selama ini  Menurutnya pengakuan atas kerja keras perempuan Difabel menjadi salah satu modal utama.

 

Penulis: Ida Putri

Editor   : Ajiwan Arief

The subscriber's email address.