Lompat ke isi utama
ilustrasi SDGs

Lebih Detail tentang SDGs dengan 17 Goals Pembangunan Berkelanjutan

Solider.id.Yogyakarta - Sustainable Development Goals (SDGs) merupakan rancangan target  atau tujuan pembangunan berkelanjutan. SDGs telah disepakati sebagai tujuan bersama oleh kurang lebih 193 negara pada 25 September 2015 di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York. SDGs berisi 17 tujuan dan 169 indikator dan harus dicapai pada tahun 2030. Indonesia adalah salah satu negara yang berkomitmen untuk mencapai Indonesia Inklusif 2030.

Peraturan Presiden (Perpres) No.59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam melaksanakan SDGs. Sebuah indikasi komitmen keseriusan Pemerintah Indonesia untuk melaksanakan dan mencapai SDGs. Melalui Perpres ini, Presiden Jokowi memimpin langsung langkah dan strategi Indonesia untuk mencapai tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

Peraturan Presiden 59/2017 memuat beberapa amanat. Di antaranya Bappenas (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional) agar menyiapkan peta jalan Indonesia hingga tahun 2030 dan perencanaan nasional dalam pembentukan Rencana Aksi Nasional (RAN) SDGs.

Selanjutnya, negara harus mendorong tata kelola SDGs yang dapat memberi kesempatan semua pihak untuk terlibat dalam pelaksanaan SDGs harus terus dilakukan. Selanjutnya negara juga harus mendorong pelibatan masyarakat sipil dalam pelaksanaan dan pencapaian SDGs di berbagai daerah. Tidak ketinggalan negara juga harus melibatkan universitas untuk terlibat aktif di dalam pelaksanaan dan pencapaian SDGs.

SDGs ini terdiri atas 17 poin tujuan  (goals) dan 169 target yang ingin dicapai pada tahun 2030. Seluruh poin menuntut adanya kesetaraan antara manusia yang hidup di negara satu dan negara lain, baik dalam hal mencapai kesejahteraan dalam hidup, memerangi kemiskinan dan lain sebagainya.

Terdapat beberapa kelebihan SDGs. Pertama, SDGs dirancang dengan tidak mengabaikan nilai-nilai dan prinsip-prinsip hak asasi manusia. SDGs dibuat untuk memperjuangkan kesamaan hak antar makhluk sosial. Kedua, dalam perumusannya SDGs sangat memperhatikan kebutuhan atau keperluan di masa mendatang dan tidak berfokus pada masa sekarang saja. Ketiga, SDGs ditujukan dalam rangka menyamakan hak antar makhluk sosial baik dalam hal kesejahteraan, kemajuan ekonomi, sosial dan juga teknologi.

17 Goal SDGs

Terdapat 17 poin tujuan (goals) yang hendak dicapai oleh SDGs, dan diupayakan dapat dicapai secara keseluruhan pada tahun 2030. Tujuan tersebuat ialah:

  1. Menghapus kemiskinan dalam segala bentuk dan di manapun. Poin ini dimaksudkan agar semua manusia yang hidup di dunia ini diharapkan terhindar dari kemiskinan. yaitu sedemikian mungkin dapat menurunkan angka kemiskinan di dunia,
  2. Mengakhiri kelaparan, mencapai ketahanan pangan dan nutrisi yang lebih baik dan mendukung pertanian yang berkelanjutan. Poin ini menindaklanjuti kasus-kasus yang berhubungan dengan kekurangan nutrisi, kelaparan dan lain sebagainya,
  3. Memastikan kehidupan yang sehat dan mendukung kesejahteraan bagi semua manusia dan semua usia. Titik berat pada poin ketiga terletak pada kata 'sehat' dan 'sejahtera'. Dengan tujuan yang ingin dicapai adalah kesehatan semua masyarakat baik usia muda maupun usia tua serta kesejahteraan yang diharapkan dapat dirasakan oleh semua manusia di dunia tanpa memandang usia dan status sosial.
  4. Memastikan pendidikan yang inklusif dan berkualitas setara juga mendukung kesempatan belajar seumur hidup bagi semua orang. Kata inklusif dimaksudkan untuk memerangi keeksklusifan yang terjadi pada pendidikan di Indonesia dan negara lain di dunia.
  5. Mencapai kesetaraan gender dan memberdayakan semua perempuan dan anak perempuan. Persamaan pandangan antara pria dan wanita, menjadi poin.
  6. Memastikan ketersediaan dan manajemen air bersih yang berkelanjutan dan sanitasi bagi semua. Titik berat pada kata air bersih. Air bersih merupakan kebutuhan dasar hidup setiap manusia, di manapun.
  7. Memastikan akses terhadap energi yang terjangkau, dapat diandalkan dan berkelanjutan. Menitikberatkan bagaimana energi yang ada bisa sampai pada semua makhluk hidup dengan baik dan tidak berbatas, serta energi harus bisa diakses secara berkelanjutan.
  8. Mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, tenaga kerja yang produktif dan pekerjaan yang layak untuk semua. Pertumbuhan ekonomi meningkat secara teratur dan terus menerus. Demikian pula pekerjaan dapat layak bagi semua manusia.
  9. Membangun infrastruktur yang tangguh, mendukung industrialisasi yang inklusif dan berkelanjutan serta membantu perkembangan industri. Menekankan bagaimana semua manusia dapat berpartisipasi, memegang andil dalam membantu perkembangan dunia keindustrian tanpa terkecuali.
  10. Mengurangi ketimpangan baik di dalam maupun antar negara. Ketimpangan yang dimaksudkan pada poin ini adalah ketidaksesuaian yang ditimbulkan baik oleh negara itu sendiri, maupun oleh negara lain yang sama-sama dapat berpengaruh pada perkembangan negara tersebut.
  11. Membangun kota yang aman, tangguh, inklusif dan berkelanjutan. Poin ini dimaksudkan suatu pemukiman harus berkembang sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang menempatinya. Perkembangan harus berjalan secara terus-menerus dan tidak mudah terhenti.
  12. Memastikan pola konsumsi dan produksi yang berkelanjutan. Konsumsi dan produksi haruslah terjadi secara seimbang, untuk menghindari ketimpangan.
  13. Mengambil aksi untuk menangani perubahan iklim dan dampaknya. Menjadi poin yang krusial mengingat kondisi bumi yang semakin hari semakin panas.
  14. Mengkonservasi dan memanfaatkan kekayaan laut, samudera dan maritim secara berkelanjutan. Segala sumber daya alam yang tersedia baik di daratan dan di lautan memiliki nilai positif dan berkelanjutan.
  15. Melindungi, menjaga dan mendukung ekosistem darat. Poin ini mengharapkan agar semua manusia turut andil dalam pencegahan kerusakan ekosistem yang ada di daratan maupun di laut.
  16. Mendukung masyarakat yang damai dan inklusif untuk pembangunan berkelanjutan serta menyediakan akses keadilan bagi semua manusia. Dimaksudkan pembangunan menitikberatkan pada akses keadilan bagi seluruh manusia.
  17. Menguatkan implementasi dan merevitalisasi kemitraan untuk pembangunan berkelanjutan. Seluruh aspek harus terus dikembangkan dan perkembangannya selalu terperbaharui.

Dinarasikan dari sumber buku Disabilitas dan Sustainable Development Goals (SDGs), panduan bagi pemerintah kota dan kabupaten, diterbitkan oleh Perhimpunan Ohana. Ditulis pada Minggu (5/5/2019). 

 

Penulis: Harta Nining Wijaya

Editor   : Ajiwan Arief

The subscriber's email address.