Lompat ke isi utama
ontoh ukuran kertas suarat suara untuk pemilihan DPRD saat sosialisasi kepada basis pemilih difabel

Terkait Template Braille pada Pemilu 2019, Begini Pendapat kawan Netra

 

Solider.id, Bandung – Menjelang pemilihan umum serentak pemilihan presiden dan anggota legislatif 17 April 2019 mendatang, keberadaan template braille kembali menjadi sorotan. Alat bantu untuk mengakses pencoblosan bagi  difabel Netra pada pemilu tahun ini, dalam pengadaannya dirasakan lebih memiliki tingkat kendala yang tinggi. Bukan hanya dikarenakan jumlah kertas suara yang menjadi lima buah, lebih dari itu, ukuran kertas surat suara yang besar dan memiliki banyak kolom pun menjadi kendala lainnya.

Berbeda bila dibandingkan dalam pemilu serentak saat pemilihan kepala daerah tahun lalu, keberadaan template braille menjadi salah satu yang digaungkan dalam keberhasilan tingkat pencapaian peserta pemilih yang aktif dan mau memberikan hak suaranya. Masyarakat difabel termotivasi untuk mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) khususnya masyarakat difabel Netra.

Hitungan mundur agenda pesta demokrasi pemilihan calon Presiden – Wakil Presiden serta calon anggota Legislatif tinggal kurang dari satu bulan lagi. Sosialisasipun terus dilakukan untuk meningkatkan jumlah pemilih oleh penyelenggara pemilu dengan bantuan dari relawan demokrasi. Termasuk sosialisasi pada masyarakat difabel yang ditugaskan oleh KPU kepada tim relawan demokrasi basis penyandang disabilitas.

Dalam sosialisasinya dihadapan masyarakat difabel, pihak penyelenggara pemilihan umum dan tim relawan demokrasi menyampaikan tata cara memilih atau pencoblosan dengan mengenalkan ragam kertas surat suara. Template Braille  kembali menjadi topik menarik dalam gelaran sosialisasi pemilu di hadapan masyarakat difabel Netra.

Seperti yang disampaikan berulang pada kesempatan sosialisasi dengan  pemilih difabel, template braille yang telah tersedia adalah untuk surat suara pemilihan presiden dan pemilihan Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Sementara untuk pemilihan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pusat dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) provinsi maupun kota/kabupaten tidak akan disediakan.

Kendala yang ditemukan dalam pengadaan template braille untuk DPR pusat dan DPRD provinsi maupun kota/kabupaten terkait dengan banyaknya nama calon yang disekat dalam kolom-kolom pembatas. Selain itu, ukuran kertas surat suara yang mencapai delapan puluh sentimeter dengan lebar sekitar enam puluh sentimeter pun menjadi kendala lainnya. Sementara, bila dalam template braille tersebut dibuatkan tulisan dalam huruf braille pun tidak akan memungkinkan. Penulisan huruf braille memiliki ukuran dan jarak tertentu.

Pada sosialisasi basis pemilih difabel, informasi tersebut turut disampaikan pula. Kendala pengadaan template braille dalam pemilihan umum serentak tahun ini pun menuai ragam perspektif dari masyarakat difabel Netra.

Dengan ukuran kertas surat suara yang diinformasikan, keberadaan template braille dalam bayangan mereka justru akan menyulitkan saat melakukan pencoblosan di meja bilik suara. Untuk sekedar memasangkannya di atas lembar kertas surat suara akan memerlukan waktu yang leluasa, berikut dengan perabaannya.

Sementara, waktu pelaksanaan pencoblosan secara keselurahan diberlakukan jam mulai dan akhir yang sama di setiap tempat pemungutan suara (TPS) pagi pukul tujuh dan selesai siang pukul satu. Bisa digambarkan, untuk TPS-TPS tertentu yang memang didominasi oleh masyarakat difabel Netra, semisal panti atau balai maupun asrama difabel Netra yang menjadi lokasi tempat pemungutan suara untuk mereka, rentang waktu pencoblosan akankah dapat terpenuhi sesuai aturan jam yang diberlakukan.

Pada sosialisasi pemilihan umum yang diselenggarakan secara khusus di sekolah luar biasa bagian A (SLB A) yang berlokasi di Kota Cimahi misalkan, setelah para calon pemilih yang mayoritas difabel Netra mendapatkan informasi terkait banyaknya kertas surat suara yang akan dicoblos, serta besarnya ukuran kertas surat suara untuk pemilihan legislatif, mereka memberikan usulan langsung kepada Ketua KPU yang turut hadir dalam sosialisasi tersebut.

Mereka memilih untuk dibantu pendamping dari pihak keluarga atau pendamping yang mereka percayai untuk membantu proses pencoblosan nanti. Seperti yang diungkapkan Esih, menurut pandangannya, template braille yang belum tersedia justru bukan kendala untuk dirinya. Sebaliknya, jika disediakan pun akan membuatnya kerepotan saat di bilik suara. ia pun menyampaikan pengalamannya saat menggunakan template braille pada Pilkada lalu. Meski dari segi ukuran tidak terlalu besar, dan hanya satu template saja, dirinya masih kebingungan untuk menemukan bagian muka belakang dan atau atas bawah sebelum di posisikan di atas kertas surat suara. Menurutnya, tulisan huruf braille yang tertera lebih jelas pada template tersebut hanya terdapat dibagian nama para calonnya.

Singkatnya, ia mengatakan template braille yang akan digunakan mesti dibolak-balik serta diraba dulu agar posisinya tepat di atas kertas surat suara yang akan dicoblos, dan menurutnya hal itu memerlukan waktu ketika di dalam bilik suara.

Pada pemilihan umum kali ini bukan hanya memilih satu suara dengan satu kertas surat suara dan satu template braille seperti saat pemilihan kepala daerah serentak pada pemilu sebelumnya,  melainkan lima buah kertas surat suara, yaitu untuk pemilihan presiden dan para anggota legislatif.

Sementara pada sesi sosialisasi  di panti khusus Netra yang ada di kota Bandung, dominan mereka mengharapkan adanya pendampingan. Tim relawan demokrasi basis pemilih disabilitas, Djumono yang pada saat Pilkada hanya menjadi peserta pemilih menyampaikan informasi ketersediaan template braille di TPS yang mayoritas masyarakat difabel Netra tersebut masih sangat kurang. Sehingga, pada pelaksanaannya mengalami kesulitan dalam alokasi waktu yang telah ditentukan panitia di lapangan.

Bahkan saat menghadiri undangan evaluasi hasil penyelenggaraan pemiluhan umum dalam pemilihan kepala daerah sebelumnya, ia pun memberikan pendapat terkait jumlah template braille yang disediakan untuk di ranah-ranah tertentu yang TPS nya didominasi masyarakat difabel Netra agar lebih diperbanyak. Tidak hanya disediakan satu buah saja, melainkan, mengikuti persentase dari banyaknya jumlah pemilih difabel Netra yang terdata di TPS bersangkutan.

Pada pemilihan umum serentak presiden dan anggota legislatif yang akan dilangsungkan Rabu, 17 April 2019, aksesibilitas dalam pemilu yang lebih diharapkan masyarakat difabel Netra mengarah kepada adanya pendampingan dari pihak keluarga atau pihak yang bisa mereka percayai untuk membantu pencoblosan.

Akses pendampingan menjadi pilihan mayoritas mereka dengan alasan yang hampir senada, yaitu terkait ukuran kertas surat suara dan banyaknya kertas surat suara yang akan dicoblos, serta durasi waktu keseluruhan proses pelaksanaan pemilu yang telah ditetapkan sesuai ketentuan yang berlaku. Selentingan yang sempat disampaikan pun, para calon pemilih dari difabel Netra mengkhawatirkan dirinya menghambat atau memperpanjang durasi waktu di dalam bilik suara yang akan mempengaruhi jam pencoblosan secara keseluruhan yang telah ditetapkan panitia.

Pengadaan template braille untuk kertas surat suara para legislatif yang akan menduduki jabatan di DPR pusat maupun DPRD provinsi dan kota/kabupaten, yang tidak tersedia dengan beragam kendala proses cetak dan kendala dalam penggunaannya masih dirasakan cukup masuk akal. Dan template braille untuk pemilihan presiden dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) yang telah disediakan akan menjadi kurang efisien, apabila dalam pelaksanaan pencoblosan mendatang, masyarakat difabel Netra tetap membutuhkan pendampingan dari pihak keluarganya seperti yang mereka butuhkan dan percayakan.

Ragam perpsektif yang justru timbul pada saat sosialisasi seperti ini, salah satunya disebabkan kurang adanya koordinasi dan lambatnya penyampaian informasi secara langsung diawal perencanaan sebelum prosesi cetak template braille dilakukan sesuai dengan kebutuhan penggunanya, yaitu masyarakat difabel Netra.

 

Wartawan: Srikandi Syamsi

Editor       : Ajiwan Arief

 

The subscriber's email address.