Lompat ke isi utama
suasana di kafe Resistance Papua

Komunitas Tuli Papua Belajar Kelola Kafe

Solider.id, Papua - Sebanyak 10 Tuli Papua belajar mengelola kafe. Bertempat di Warkop (warung kopi) Resistanse Jalan Ruka Dok 2 Papua, kesepuluh Tuli Papua ini selama tiga hari dari mulai 26 hingga 28 November belajar mengelola kafe. Mereka belajar  bagaimana menjadi bartender, barista, kasir, hingga bagian dapur.

Imelda Butet Kabey selaku pemilik kafe mengungkapkan bahwa pihaknya sengaja memberikan kesempatan kesepuluh difabel Tuli tersebut untuk belajar mengelola kafe. Lebih lanjut, Imelda juga mengungkapkan bahwa setelah di latih selama tiga hari, pihaknya akan langsung memperkerjakan sepuluh Tuli tersebut untuk mengelola kafe  pada siang hari.

“selama ini kafe kami hanya buka di malam hari saja mulai jam 18:00 – 02:00  WIT. Untuk itu, dengan inisiatif merangkul   tuli  usia proktif, harapannya  merekalah yang menglola di siang hari, mulai dari jam 9:00 - 15:00 WIT. Kami berencana hari kamis 29 November 2018 sudah mulai beroperasi dan  dipercayakan pekerja semua adalah difabel tuli” terang Imelda.

Pemilik kafe tersebut menambahkan "Sekarang saatnya membuka hati nurani untuk mempekerjakan para difabel  di Jayapura dan  Papua,  mereka hanya kurang diberi kesempatan saja. Saya termotivasi untuk merangkul, membina dan memberdayakan mereka. Hal ini agar mereka memiliki kesempatan dan   kesetaraan. Walaupun memulai awal hanya 10 orang. Saya juga mengajak para pengusaha Papua harus memperkerjakan difabel juga, kalau mereka sukses suatu kebanggaan tersendiri bagi kita".

Warkop Resistance adalah cafe bernuansa khas Papua. Tempat tersebut juga terkenal ramai, memiliki harga terjangkau dan terdapat pemandangan di tepi laut. Menu juga kebanyak kopi asli alam Papua alias kopi Wamena.  [Roby Nyong]

 

The subscriber's email address.